Pariwara
Nasional

Umar Arsal Support Pembangunan Pabrik Gula di Bombana

Umar Arsal

KENDARIPOS.CO.ID — DPR RI mengupayakan pembangunan pabrik gula di Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) dapat selesai dan beroperasi tahun 2019 mendatang. Pabrik yang menelan dana investasi Rp 5 triliun diharapkan dapat menjadi stimulan baru bagi masyarakat Sultra, khususnya Kabupaten Bombana dalam meningkatkan kesejahteraan. Segela bentuk kebutuhan untuk melancarkan pembangunan pabrik gula tersebut, Pemerintah Sultra bersama Pemerintah Kabupaten Bombana diharapkan dapat ikut membantu.

Hal itu disampaikan anggota Komisi IV DPR RI, Umar Arsal. Wakil rakyat asal Sultra ini mengaku mendukung (support) pembangunan pabrik gula tersebut. Kata dia, tahap pembangunan tetap on progres. Ia optimis nantinya pembangunan pabrik gula di Bombana akan menjadi sumber peningkatan ekonomi baru bagi masyarakat Sultra khususnya Bombana.

“Saya sudah bertemu dengan Menteri Pertanian, progres pembangunan pabrik gula tetap berjalan. Saya akan berusaha agar pembangunan pabrik tersebut dapat terealiasasi secepatnya. Nantinya, itu akan menjadi sumber ekonomi baru untuk Sultra karena akan menyerap sebanyak 10 ribu tenaga kerja,” katanya saat ditemui usai sidang Paripurna di DPR RI, Selasa (28/8).

Disinggung terkait dengan masa pemerintahan saat ini yang akan berakhir tahun 2019 mendatang, politisi Demokrat ini sangat meyakini pembangunan pabrik gula tersebut bisa selesai. Ia mengungkapkan bahwa, pembangunan tersebut tidak menggunakan uang negara melainkan dari investasi pihak swasta. “Dananya kan dari pihak swasta. Jadi, tidak ada kaitannya dengan pemerintah. Pemerintah hanya menyiapkan regulasi saja,” jelasnya.

Selain itu, keyakinan dirinya terhadap pembangunan pabrik gula di Bombana tersebut akan berjalan lancar dikarenakan tujuan negara yang ingin menciptakan swasembada gula. “Pemerintah menginginkan swasembada gula, tidak adanya lagi impor gula. Dengan adanya pabrik gula di Bombana yang menjadi pabrik gula terbesar di Indonesia, sedikit banyak dapat menekan impor gula untuk memenuhi kebutuhan gula di Indonesia,” terangnya. Ia meyakini bahwa pembangunan pabrik gula tersebut dapat terselesaikan sebelum masa pemerintahan Presiden Joko Widodo usai. (b/yog)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top