Pariwara
Metro Kendari

Stok Tinta Terbatas, 35 Ribu Warga di Kendari Belum Punya e-KTP

KENDARIPOS.CO.ID — Puluhan ribu warga Kota Kendari terancam tak berpartisipasi dalam pemilihan pemilihan umum 2019 baik pemilihan presiden maupun anggota legislatif. Sebab mereka belum pasti mengantongi Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) hingga April 2019. Kendalanya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari tidak punya tinta yang cukup untuk mencetak e-KTP. Terlebih lagi belum ada kepastian adanya anggaran untuk memenuhi kebutuhan tinta itu. Sementara saat ini masih ada 35 ribu warga Kota Kendari yang belum punya e-KTP.

Kepala Disdukcapil Kota Kendari, H. Halili mengungkapkan pengadaan tinta tidak bisa diusulkan dalam APBD-Perubahan 2018. Sebab dalam dokumen APBD-P tahun ini justru terjadi pengurangan kegiatan karena keterbatasan anggaran. “Anggarannya tidak ada,” ujarnya, Senin (27/8).

Stok tinta yang ada saat ini hanya cukup sampai Desember 2018. Namun untuk pencetakan awal tahun 2019, dipastikan tidak bisa dilakukan. “Kita masih punya 15 rol, satu rol itu butuh tiga kotak tinta. Satu rol bisa cetak 400 e-KTP, berarti yang bisa kita cetak berkisar 6.000 e-KTP, sementara data yang siap cetak sekira 6.300. Belum lagi yang merekam sampai Desember nanti, pasti tidak bisa cetak e-KTP,” jelas H.Halili.

Mantan asisten III Setda Kota Kendari ini berharap dukungan DPRD Kota Kendari, minimal kebutuhan tinta bisa dialokasian di APBD 2019 nanti. Itupun pencetakan baru bisa dilakukan setelah anggarannya cair dan pemesanan tinta. Paling cepat Februari 2019. “Kita butuh 15 rol lagi untuk pelayanan awal 2019. Harganya sekira Rp 120 juta. Tapi itu hanya untuk 6.000 e-KTP, tapi saat ini masih ada 35 ribu yang belum punya e-KTP,” ungkkap Halili.

Dia membenarkan jika mereka yang tak punya e-KTP terancam tidak bisa menyalurkan hak suaranya dalam Pemilu 2019. Sebab tidak bisa lagi mengandalkan Suket (surat keterangan domisili). “Kalau blangko tidak ada masalah karena itu tanggung jawab pusat. Tapi kalau tinta, kita beli sendiri. Pemerintah pusat hanya menunjuk 12 perusahan resmi,” imbuh Halili. (ely/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top