Pariwara
Buton Utara

Stok Obat Minim, RSUD Butur Cari Pinjaman

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Pelayanan Rumah Sakit Umum Dearah (RSUD) Kabupaten Buton Utara, dikeluhkan. Terbaru, stok obat rumah sakit plat merah itu mengalami kekurangan dan harus mengutang untuk memenuhi kebutuhan. Penyebabnya, anggaran untuk membeli zat penyembuh tersebut terbatas akibat kesalahan kalkulasi kebutuhan.

“RSUD kekurangan obat karena anggaran minim dan kesalahan perencanaan. Namun sekarang kita antisipasi dengan mengalokasikan dana melalui perubahan anggaran,” kata Direktur RSUD Butur, dr. Sumardin, akhir pekan lalu. Ia berargumen, untuk menyelesaikan persoalan kebutuhan obat, pihaknya melakukan kerja sama dengan perusahan penyuplai kebutuhan obat, meski harus meminjam. “Jaminannya, utang obat akan dibayar setelah perubahan anggaran,” ungkap Sumardin.

Obat yang mengalami krisis tersebut adalah untuk kebutuhan para dokter ahli. Obat tersebut tidak masuk dalam perencanaan anggaran RSUD Butur. “Kita salah, ternyata ada dokter ahli. Insya Allah tahun depan kita tidak akan kekurangan lagi,” janjinya. Sementara itu, Warga Kecamatan Kulisusu, Enis, mengeluh, buah hatinya pernah dirawat di RSUD Butur dan ia harus membeli sejumlah obat di luar. Alasannya, pihak rumah sakit kehabisan stok obat. “Bahkan obat parasetamol disuruh beli di luar,” sindir Enis, Minggu (26/8). (b/had)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top