Pariwara
Muna

Rusman Minta Birokrat Solid

SOLID : Bupati Muna, LM. Rusman Emba (kiri) menyalami para pejabat yang baru dilantiknya. Ia meminta birokrat tersebut bekerja solid untuk memajukan daerah. Foto: La Ode Alfin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Formasi pejabat pimpinan tinggi pratama di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna, kembali berubah. Bupati, LM. Rusman Emba terhitung sudah empat kali melakukan mutasi jabatan pada birokrasinya selama dua tahun memimpin daerah itu. Kali ini, rotasi dilakukan pada 45 pejabat level eselon II dan III. Bongkar pasang susunan pejabat daerah itu dilakukan Rusman untuk memenuhi sejumlah target pembangunan. Pada mutasi kali ini, dua pejabat kepala dinas pada sektor strategis berganti. Mereka adalah Ali Basa, dilantik sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menggantikan La Ode Bou karena meninggal dunia. Jabatan lain yang juga dirombak Rusman adalah Kepala Dinas Pariwisata. Dahlan Kalega dicopot dan digantikan oleh mantan Kabaghumas, Amiruddin Ako.

“Semua daerah sudah melangkah lebih jauh. Muna juga harus melakukan percepatan pembangunan terutama sektor strategis. Ini artinya, mutasi yang kami lakukan dalam rangka meningkatkan akselerasi pembangunan,” jelasnya, akhir pekan lalu. Selain dua sektor itu, Rusman juga menyorot minimnya APBD yang tersedia. Padahal ia menganggap potensi pendapatan asli daerah cukup besar. Untuk itu, dirinya juga melakukan rotasi pada Kepala Badan Pendapatan Daerah yang sebelumnya dijabat Ahmad Yani untuk diserahkan kepada Rahmat. “Kepala dinas harus mampu mencari sumber pendanaan lain, misalnya lewat APBN. Ini untuk menutupi keterbatasan (APBD) kita,” paparnya.

Selain nama di atas, pergantian juga terjadi di 17 pimpinan organisasi perangkat daerah yang lain. Rusman menyebut, mutasi yang dilakukan semata bentuk penyegaran birokrasi. Ia mengapresiasi kinerja pejabat sebelumnya dan berharap lebih baik pada pimpinan baru. Rusman menyebutkan, mesin birokrasi akan mampu bekerja solid jika ada kesadaran pada setiap pejabat. Kepemimpinan daerah yang efektif hanya bisa dicapai jika semua unsur pemerintah terlibat aktif dalam proses pembangunan.

“Saya berharap birokrasi harus kompak. Konsep kepemimpinan yang ideal harus mampu menggerakkan semua. Kepemimpinan tanpa menggerakkan bawahan, mustahil berhasil,” sambung Rusman. Terakhir, ia memotivasi para bawahannya agar memandang jabatan sebagai ladang amal. Amanah yang diberikan masyarakat Muna jangan dicederai dengan kinerja buruk. “Tuhan menciptakan kita untuk menyelesaikan masalah di Muna,” tandasnya. (c/ode)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top