Pariwara
Metro Kendari

Warga Kendari Antusias Berkurban

HEWAN KURBAN: Hj. Nurjannah salah seorang warga Kota Kendari memilih kambing untuk dikurbankan. Mail,pedagang kambing di kawasan Anduonohu telaten melayani pembeli kambing, Senin (20/8). FOTO: MARWAN ABIDIN/KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Warga Kota Kendari meraih amalan ibadah dengan berkurban cukup antusias. Buktinya, pemilik lapak penjualan kambing di kawasan Anduonohu bernama Mail mengaku sekira 100 ekor kambing miliknya terjual.

Hj. Nurjannah, salah satu warga Kota Kendari “berburu” hewan kurban. Niatnya sudah bulat untuk berkurban tahun ini. Dia mendatangi lapak penjualan kambing di kawasan Anduonohu, Senin (20/) siang. Setelah mendapatkan kambing yang diinginkan, duit Hj.Nurjannah pun berpindah ke tangan pedagang kambing. “Alhamdulillah bisa beli kambing tahun ini,” ujar wanita berhijab itu saat membeli seekor kambing di Jalan Poros Anduonohu, Senin (20/8).

Wanita berusia 49 tahun itu mengaku dari ceramah yang kerap didengarnya bahwa Rasulullah SAW berkurban untuk dirinya, keluarga dan umatnya. Hj.Nurjannah pun berkurban dan diniatkan untuk keluarganya. “Kalau punya rezeki lebih, kenapa tidak (berkurban). Saya beli kambing ini bukan riya tapi semata-mata untuk ibadah dengan berkurban,” ungkapnya.

Di lapak penjualan itu, seratusan kambing disediakan Mail (45), sang pedagang. Mail sudah bertahun-tahun berdagang hewan kurban, khususnya kambing. Saban tahun, lapaknya tak pernah sepi dari pembeli. Peminatnya pun selalu meningkat, sehingga Mail pun harus mendapatkan pasokan kambing dari luar provinsi. “Kambing-kambing ini saya dapatkan dari Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT),” ujar Mail sembari menunjukkan kambingnya.

Mail mengaku punya ratusan ekor kambing. Jelang hari raya Idul Adha 1439 hijriah ini, dia sudah menjual sekira 100 ekor kambing. “Hari minggu kemarin, lebih dari 30 ekor yang terjual. Kalau hari ini (kemarin,red) sampai jam 12-an, sudah 10 ekor terjual,” rinci Mail.

Lama berdagang hewan kurban, Mail sudah paham dengan aspek kesehatan kambing yang akan dikurbankan. Dia memprioritaskan kesehatan hewan kurban. Sebab, kepuasan pelanggan dan komitmen menjual kambing sehat adalah hal utama. Kambing-kambing itu dibanderol dengan harga bervariasi. Mulai dari Rp 1,5 juta hingga 4 jutaan. Tergantung ukuran kambing. (wan/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top