Pariwara
Metro Kendari

Jika WTP Matabondu Beroperasi, Distribusi Air Tak Telat Lagi

KENDARIPOS.CO.ID — Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kendari dipastikan akan lebih baik dalam beberapa bulan ke depan, menyusul segera rampungnya pembangunan Water Treatment Plan (WTP) Matabondu di Konawe. Intake (bangunan atau konstruksi pertama untuk masuknya air dari sumber air,red) tersebut dipastikan akan meningkatkan kapasitas produksi air hingga 40 liter per detik. Itu artinya distribusi air ke pelanggan tak akan telat lagi.

Plt. Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur baru itu akhir pekan, Minggu (19/8). Dia mengatakan kehadiran intake baru tentu akan berdampak pada maksimalnya pelayanan. “Saya sudah mengecek langsung intake Matabondu. Secara keseluruhan sudah 70 persen. Jika ini selesai bisa mengalirkan air 40 liter per detik kepada pelanggan,” ujar pasangan Wali Kota Kendari, Adriatma Dwi Putra itu.

Sulkarnain memastikan pekerjaan WTP itu diprediksi tuntas Oktober mendatang. Dia optimis jika air bakunya bertambah, distrubusi air kian lancar maka kepercayaan masyarakat akan meningkat dan bermuara pada bertambahnya jumlah pelanggan. “Saat ini masih 16 ribu. Kita tantang mereka (manajemen PDAM) untuk tingkatkan jadi 20 hingga 25 ribu tahun depan, kan Intakenya sudah bertambah. Kalau dulunya 2 hari baru mengalir lagi, nantinya sudah bisa setiap hari mengalir,” ungkap Sulkarnain Kadir.

Sementara itu, Plt. Direktur PDAM Tirta Anoa Kendari, Damin menjelaskan saat ini pihaknya menargetkan ada penambahan pelanggan setelah bertambahnya sumber air. “Insya Allah kita target bertambah” katanya saat mendampingi Plt. Wali Kota Kendari meninjau Matabondu.

Dia mengaku kendala yang dihadapi adalah tingkat kebocoran air yang cukup tinggi. Makanya, jumlah pelanggan terlihat menurun. “Bertambah terus hanya tidak kelihatan. Karena lebih banyak sambungan yang kita putuskan karena banyak pencurian yang mengakibatkan kecoboran besar,” lanjutnya.

Saat ini, 16 ribu pelanggan PDAM dilayani dengan empat Intake. Intake Pohara sebagai Intake terbesar. Lalu, Intake Anggoeya, Intake Wanggu dan Intake Gunung Jati. “Kalau selesai di Matabondu jadi lima Inteke,” pungkas Damin. (ely/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top