Pariwara
HEADLINE NEWS

Empat Siswa Sultra Kumandangkan Indonesia Raya di Istana Negara

WAKILI SULTRA: KI-KA: Melky Lisanianus Delfin, Eunike Natalia Sara (Ike), Valent Grace Bittikaka, dan Putra Dwijanto Mangoki foto bersama usai menjalankan tugas di Istana Negara, Jumat (17/8) lalu. Mereka berempat adalah siswa terbaik Sultra yang terpilih lewat seleksi ketat Gita Bahari Nusantara (GBN) untuk mengumandangkan lagu Indonesia Raya. Foto: VALENT GRACE FOR KENDARI POS

Valent Grace Bittikaka (SMA 4 Kendari), Melki (SMA 11 Bombana), Ike (SMA 13 Konawe Selatan), dan Putra Mangoki (SMU 2 Kendari) bersama puluhan siswa lain dari seantero nusantara didaulat untuk mengumandangkan lagu Indonesia Raya saat upacara peringatan 17 Agustus 2018 di Instana Negara. Bagi keempatnya, hal ini menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi.

“Saya bangga dan bahagia,” begitu ucapan spontan Valent Grace saat ditanya pengalamannya menjadi salah satu siswa yang terpilih mengumandangkan lagu Indonesia Raya saat peringatan hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia di Istana Negara, Jumat (17/8) lalu.

Meski tidak mudah, namun dia bersama rekan-rekannya mampu menjalankan tugas itu dengan baik. “Syukur, semua berjalan dengan lancar dan ini semua untuk Sultra dan tentu untuk nama baik sekolah juga,” ujar Valent saat ditemui di Jakarta, kemarin (19/8).

Perjuangan untuk menjadi bagian tim pembawa lagu kebangsaan di Istana Negara tidak mudah. Valent dan kawan-kawan harus melewati seleksi ketat Gita Bahari Nusantara (GBN) yang diadakan Direktorat Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Ini pengalaman luar biasa. menjadi motivasi buat kami untuk lebih berprestasi lagi,” katanya.

GBN mengemuka di zaman Presiden Megawati Soekarno Putri, tepatnya tahun 2001. Hadirnya GBN 2018 bertujuan untuk menguatkan jati diri dan karakter bangsa, menumbuhkan rasa kebangsaan, menghormati perbedaan, dan memupuk rasa kebersamaan di kalangan generasi muda. Serta membentuk Paduan Suara dan Orkestra Nasional yang tangguh.

Disisi lain, GBN yang diwadahi Kemendikbud diharapkan dapat menyalurkan bakat dan potensi kreativitas generasi muda di bidang seni musik, yang pada akhirnya tumbuh rasa nasionalisme dan patriotisme, menghargai keberagaman, dan menguatnya jati diri dan karakter bangsa.

Valent bersama rekannya mengikuti proses seleksi ketat dan diikuti hampir seluruh siswa di Sultra. Dengan usaha keras, Valent dan rekannya berhasil mengalahkan 48 peserta seleksi GBN asal Sultra dan mewakili Sultra untuk menjadi anggota GBN 2018.

Selain bakat dan hobi yang telah ada sejak kecil, tekad dan usaha yang kuat membuat Valent berhasil lolos. Mengikuti les-les vokal menjadi salah satu bentuk usaha Valent agar dapat berhasil lolos seleksi tersebut. “Dari kecil sudah hobi menyanyi. Namun, tentu kekuatan doa orang tua menjadi faktor utama, selain itu tentu usaha dengan les-les vokal juga,” jelasnya.

Berhasil menorehkan prestasi dalam bidang paduan suara nasional, tak membuatnya puas diri. Dia termotivasi untuk meningkatkan prestasi di level internasional. “Kalau nama daerah dan sekolah sudah, ke depan saya ingin mengharumkan nama negara di level internasional,” ujarnya. (b/*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top