Pariwara
HEADLINE NEWS

Rawan Disalahgunakan Saat Daftar Bacaleg, Pengamat: ASN Harus Tanggalkan Jabatan!

KENDARIPOS.CO.ID — Banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) belum mau mundur dari jabatannya. Padahal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah menetapkan daftar calon sementara (DCS). Kalau kondisi seperti ini dibiarkan, akan merusak citra lembaga dan rawan disalahgunakan oleh oknum pejabat bersangkutan untuk kepentingan dirinya.

Pendapat itu disampaikan Pengamat Politik Sultra, Dr Bahtiar. Menurutnya, sudah seharusnya, ASN yang memutuskan masuk ke kancah politik untuk melepas atributnya sebagai abdi negara. “Sejak mendaftar sebagai bacaleg, harusnya dia sudah mundur. Ini bukan hanya soal menegakkan aturan, tapi juga menyangkut etika profesi. Penyelenggara harusnya tegas,” ungkap Bahtiar, Senin (13/8).

Mantan Dekan Fisip UHO ini menegaskan, terlalu banyak risiko yang harus ditanggung kalau ASN, terutama mereka punya jabatan dibiarkan lama dengan posisinya. Selain rawan dia salahgunakan untuk kepentingan pemenangannya di pilcaleg, juga rentan jadi sorotan publik. “Ini soal pilihan. Kalau berani masuk kancah politik harusnya jabatan mesti dilepas. Jangan mau enaknya saja,” jelasnya.

Bahtiar menilai, semua ASN yang maju caleg mesti belajar berpolitik seperti yang ditunjukkan bakal calon Wakil Presiden RI, Sandiaga Uno. Dia langsung mundur dari jabatan Wakil Gubernur DKI Jakarta setelah resmi mendaftar di KPU. “Ini contoh negarawan sejati. Padahal, kalau mau dia cukup cuti saja, tapi tidak dilakukannya,” terangnya.

Berdasarkan data KPU, memang ada beberapa bacaleg berstatus ASN. Di Kota Kendari misalnya, ada Kepala BPSDM Zainal Arifin yang maju sebagai caleg DPRD Sultra, kemudian Camat Baruga Quraisy yang maju sebagai caleg DPRD Sultra, Kabid Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Drs Dame dan lainnya. Informasinya, mereka sudah menyerahkan surat pensiun dini, namun jabatan masih diemban.

“Ini yang aneh, mereka sudah mengajukan surat pengunduran diri, tapi masih dibiarkan memegang jabatan. Padahal, sudah ditahu kalau mereka rentan dengan kepentingan politik karena maju pilcaleg. Kepala daerah harusnya secepatnya mengganti,” katanya.

1 of 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top