Pariwara
Kolom

Pertarungan Cawapres. Oleh: Irwan Zainuddin

Irwan Zainuddin

KENDARIPOS.CO.ID — Injury time pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) sangat menyita perhatian publik. Masyarakat Indonesia menunggu deklarasi pasangan capres dan cawapres. Rasa penasaran siapa yang akan mendampingi Prabowo Subianto dan Joko Widodo di Pilpres 2019.

Pilpres kali ini cukup unik. Para elit politik tak lagi membahas siapa calon presiden. Desain politik hanya menggiring pada dua kandidat saja. Joko Widodo (Jokowi) versus Prabowo Subianto. Partai politik hanya melirik dua tokoh ini menjadi capres. Padahal, banyak tokoh politik maupun ketua partai yang mungkin layak jadi presiden. Kenapa hanya menggiring dua nama jadi capres? Ini menarik menjadi sebuah tema diskusi.

Malah pada detik-detik akhir pendaftaran, terlihat hanya ada perebutan atau persaingan posisi cawapres baik yang akan mendampingi Prabowo maupun Jokowi. Pilpres 2019 sangat berbeda dengan pilpres sebelumnya. Pilpres kali ini seolah-olah hanya pertaruhan cawapres. Semua orang hanya membahas kalau pertarungan pilpres 2019 sangat ditentukan oleh figur cawapresnya bukan capresnya.

Sederhananya, siapa pun calon presidennya maka suara rakyat bisa berimbang (khusus pada kasus pilpres kali ini). Suara dukungan dari cawapres yang menentukan siapa yang jadi presiden.

Analisa pakar beragam. Ada yang menganggap sengaja memilih pak kiai (alim ulama), karena pak presiden tidak menyiapkan kader siapa nanti the next presiden. Episode berikutnya, semua akan terbuka secara bebas. Ada juga yang mengatakan, siapapun pasangan Joko Widodo, pasti menang. Sengaja memilih kiai supaya dapat merebut suara umat Islam. Dan masih banyak lagi analisanya. Semua sesuai dengan asumsi saja. Pastinya, Joko Widodo memilih KH. Ma’ruf Amin sudah melalui pertimbangan yang matang dan yakin akan memenangkan pertarungan.

Sosok KH Ma’ruf Amin (MA) dianggap figur yang dapat mewakili suara NU dan suara ulama. Kemungkinan Jokowi akan memenangkan suara di Jawa Timur. Namun, kondisi ini diprediksi bakal menggerus suara Ahoker di Jakarta, karena KH MA dianggap yang menyebabkan Ahok masuk penjara. Suara Jakarta mungkin akan tergerus. Tapi bisa juga karena ketokohan KH MA, diharapkan bisa menyatukan suara luar Jawa. Suara di pulau Jawa kemungkinan akan berimbang sehingga suara luar pulau Jawa yang bisa menentukan siapa yang terpilih.

Begitu pula saat Prabowo Subiato menjatuhkan pilihan pada pengusahan muda Sandiaga Salahuddin Uno. Tentu dengan pertimbangan dan keyakinan akan menang di pilpres 2019.

Figur Sandiaga S. Uno dianggap mampu meraih suara pemilih muda yang masuk generasi milenial. Generasi ini memilih tidak melihat latar belakang figurnya. Indikatornya hanya pada faktor gagah dan kerennya. Sandiaga dianggap bisa mewakili suara anak muda dan suara generasi milenial. Pemilih muda dan milenial memiliki suara cukup besar. Di atas 50 persen. Belum lagi jika melihat latar belakang Sandiaga. Seorang pengusaha yang sukses sejak usia 30 tahun ke bawah. Sandiaga juga punya kemampuan jaringan internasional. Lulus dengan predikat cumlaude di Wichita State University. Apapun latar belakang kedua calon wakil presiden ini, kondisi itu sangat menentukan siapa presiden 2019.

Diantara kita pasti berbeda pilihan. Ada yang memilih Joko Widodo-KH. Ma’ruf Amin. Ada yang memilih Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. Kita beda pilihan tapi kita sama-sama memilih presiden dan wakil presiden. Jangan perbedaan yang ditonjolkan, tapi kita sama-sama memilih yang terbaik untuk memimpin bangsa ini 5 tahun ke depan.

Silakan mendukung jagoannya. Toh nanti tanggal 17 April 2019, di TPS kita akan sama-sama memilih Presiden Republik Indonesia. Selamat menyalurkan suara ta. Ingat ki’, suara ta yang menentukan nasib bangsa ta. Jangan ki golput tapi, memilihki. Karena menyalurkan hak pilih sudah menjadi hak ta. (*)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top