Pariwara
HEADLINE NEWS

Penipuan Berkedok Aparat, Kades di Kolut Transfer Duit Puluhan Juta

KENDARIPOS.CO.ID — Meski bukan modus baru, namun aksi tipu-tipu dengan “menggadai” nama petinggi aparat keamanan masih saja menelan korban. Sebagai institusi penegak hukum, aparat kepolisian tentunya bersentuhan dengan sejumlah dugaan kasus penyelewengan anggaran. Dibalik itu, nama mereka kerap dimanfaatkan penjahat dengan mengaku sebagai polisi dan memeras korban. Modusnya, meminta duit dengan tawaran kasusnya akan dihentikan.

Di Kolaka Utara (Kolut), korbannya bukan hanya warga biasa. Oknum kepala desa pun ada yang pernah tertipu. Mengira penelepon adalah benar-benar polisi, sang kepala desa tanpa pikir panjang langsung mengirim duit puluhan juta rupiah. Nama aparat rupanya cukup ampuh bagi penjahat untuk menipu.

Kapolres Kolut, AKBP Bambang Satriawan tidak membantah hal itu. Di institusinya, nama kapolsek, kasat reskrim, hingga dirinya pun kerap dipakai penelpon gelap. Para kepala desa yang kebetulan sedang diselidiki dugaan penyalahgunaan dana desa (DD)-nya kerap mendapat telepon seseorang yang mengaku aparat. “Betul, bahkan ada kades di utara (Kolut bagian Utara) belum lama ini mentransfer sekitar Rp 30-an ke penelpon gelap setelah mengaku dari kami (polisi),” ungkap AKBP Bambang Satriawan tanpa menyebut kades dimaksud, kemarin.

1 of 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top