Pariwara
Nasional

Analisa Pemenang Pilpres di Sultra, Pengamat: Prabowo Dominan, Jokowi Berpeluang

KENDARIPOS.CO.ID — Pemilihan presiden (Pilpres) masih beberapa bulan lagi. Para kandidat juga belum sepekan mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kendati begitu, tensi kompetisi sudah semakin meninggi. Kedua kubu mulai melancarkan “perang” di dunia maya. Atmosfir persaingan juga sudah merambah ke Sulawesi Tenggara (Sultra). Kalau secara nasional, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin lebih banyak di parlemen (maksudnya parpol pengusung), tapi khusus di Bumi Anoa terjadi sebaliknya (Prabowo dominan). Dari empat parpol pengusung Prabowo-Sandiaga, jumlahnya mencapai 24 kursi atau 53,33 persen.

Sedangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, meski diusung lebih banyak parpol, namun persentase suaranya hanya 46,66 persen saja. Melihat kondisi ini, tentu kubu Prabowo-Sandiaga Uno punya potensi besar memenangkan Pilpres, khususnya di Sultra. Analisa itu disampaikan Pengamat Politik Sultra, Dr Bahtiar.

“Dari aspek dukungan parpol, Probowo-Sandiaga dominan. Secara tidak langsung ini menguntungkan karena diusung parpol besar, sehingga potensi menang besar. Meski demikian, kalau potensi ini tidak dimanfaatkan, maka Jokowi-Ma’ruf Amin berpeluang menang,” kata Bahtiar, Minggu (12/8).

Mantan Dekan Fisip UHO ini menambahkan, melihat track record parpol pengusung, harusnya kubu Prabowo akan mudah memenangkan Pilpres di Sultra. Sebab, empat parpol tersebut memiliki basis massa jelas dan perolehan suaranya sangat dominan saat Pilcaleg 2014 lalu. “Tapi, faktor figuritas juga sangat menentukan. Meski dominan di parlemen, kalau kandidatnya tidak layak ‘jual’, maka sulit memenangkan pertarungan,” jelasnya. Sebab, masyarakat sekarang suadh lebih cerdas dalam menentukan pilihannya. Termasuk kepala daerah juga tidak bisa melakukan intervensi.

“Beda memilih presiden dengan kepala daerah. Kedekatan emosionalnya beda. Makanya, saya melihat faktor figur dan kekuatan kader parpol akan sangat menentukan siapa pemenang pilpres,” katanya. Lalu bagaimana kekuatan figur keduanya? Menurut Bahtiar cukup beeimbang. Masing-masing memiliki karakter yang sudah dikenal masyarakat karena Pilpres sebelumnya juga berhadapan. Kuncinya sekarang ada pada posisi wakil. “Sandiaga bisa mewakili kalangan generasi milenial, sehingga tingkat penerimaannya di masyarakat kawula muda lebih mudah. Sedangkan Ma’ruf Amin juga punya kekuatan sendiri,” terangnya.

1 of 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top