Space Iklan
Pariwara
HEADLINE NEWS

Dam Tuntas dan Lanjut Wisata Religi, JCH asal Sultra Pilih Haji Tamattu

WISATA RELIGI: Kakanwil Kemenag Sultra, Abdul Kadir (tangah) bersama JCH asal Sultra saat mengunjungi Jabal Rahmah dan Jabal Nur, kemarin. Tak hanya lakukan wisata religi, tapi juga mereka berdoa di sana. Foto: Kemenag Sultra For Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Jemaah calon haji (JCH) asal Sultra sudah melaksanakan kewajiban pemotongan Dam di Jabal Qurban, Kamis (9/8) dan Jumat (10/8) kemarin. Salah satu rangkaian sunnah dalam ibadah haji itu dilakukan sebagai syarat setelah jemaah memilih haji tamattu. Haji tamattu artinya mendahulukan pelaksanaan umrah lalu ibadah haji ke Makkah.

“Setelah para jemaah ihram, mereka menunaikan ibadah umrah wajib. Kemudian ihram dilepas setelah tamam (sempurna) umrahnya hingga puncak haji. Jemaah baru kembali berihram ketika menjelang wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah, jumrah aqabah, dan tawaf ifadah,” papar Abdul Kadir, Kakanwil Kemenag Sultra yang memimpin langsung jemaah di sana lewat pesan singkatnya, Jumat (10/8).

Menurutnya, sebagian besar jemaah asal Indonesia memilih haji Tamattu. Sehingga saat Jabal Qurban, jemaah banyak bertemu dengan kerabat yang juga memadati lokasi pemotongan Dam atau denda seekor kambing.

Tuntasnya ibadah umrah yakni Ihram, Tawaf, Sai dan Tahalul, maka saat ini jemaah tinggal menunggu tanggal 8 Zulhijah untuk memakai pakaian Ihram dan melanjutkannya dengan ibadah haji. Sambil menunggu perayaan Idul Adha itu, jemaah saat ini memperbanyak ibadah sunnah.

Selain beribadah di Masjidil Haram, jamaah juga mengunjungi tempat-tempat yang mustajab untuk berdoa. Menurut Abdul Kadir disamping beribadah juga ada unsur wisata religinya, sebagai wujud napaktilas historis yang telah dilalui para nabi. Khususnya Nabi Ibrahim dan Mabi Muhammad SAW. “Setelah selesai pemotongan Dam di Jabal Qurban, para jemaah singgah sejenak di Jabal Rahmah. Kemudian, saat melewati Jabal Nur, mereka berdoa di sana,” jelasnya.

Selain berwisata religi, jemaah juga memanfaatkan waktu untuk melihat langsung lokasi-lokasi pelaksanaan ibadah haji. Hal ini dilakukan menurut Kadir sebagai upaya mengenalkan jemaah sekaligus mengunjungi tempat-tempat pelaksanaan saat wukuf di Arafah nanti. Dengan demikian, jemaah sudah terbiasa dan tidak asing lagi dengan situasi dan cuaca yang akan dihadapi saat mabid di Mina dan Wukuf di Arafah nantinya.

“Untuk semua kegiatan itu, baru dilakukan JCH di kloter 20 dan 21. Besok (hari ini) giliran kloter 22 dan 23. Sekarang kloter 20 dan 21 fokus ibadah sunnah di Masjidil Haram, sambil menjaga kondisi fisik persiapan haji,” tutupnya. (ely)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top