Pariwara
Nasional

Pengamat: Terlalu Percaya Diri, Jokowi-Maaruf Bisa Kalah

Jokowi-Maaruf

KENDARIPOS.CO.ID — Keputusan Joko Widodo mengandeng Ma’ruf Amin maju pemilihan presiden (Pilpres) disambut beragam para pemerhati politik. Ada yang menilai sudah tepat, tapi tidak sedikit juga meremehkan. Pengamat Politik Sultra, Dr Bahtiar menilai, Jokowi-Maaruf Amin bukan pasangan ideal. Keduanya bisa dikalahkan oleh Prabowo kalau menemukan pasangan (wakil) yang tepat. “Saya melihat ada maksud lain dibalik didorongnya Maaruf Amin maju sebagai cawapres. Ini skenario PDIP,” kata Bahtiar saat dihubungi, tadi malam.

Menurutnya, selama ini memang Maaruf Amin sudah dekat dengan Jokowi. Sehingga, publik tidak akan bersimpati lagi. “Kepentingannya hanya untuk menarik simpati pemilih dari kalangan umat Islam, tapi sepertinya masyarakat tidak tertarik. Jokowi terlalu percaya diri, seolah-olah berpasangan dengan siapapun bisa menang,” jelasnya.

Dia menambahkan, kalau peluang ini bisa dimanfaatkan kubu Prabowo, maka peluang menang bisa terbuka lebar. “Tinggal wakilnya saja. Kalau pasangan Prabowo tepat, maka Jokowi-Maaruf bisa dikalahkan,” yakinnya. Sebaliknya, kalau Prabowo tidak mampu menggandeng wakil yang bisa mewakili keinginan umat, maka Jokowi akan melenggang dua periode. “Dua calon itu sangat riskan. Makanya, siapa yang bisa menarik simpati publik, dialah pemenangnya,” ungkapnya.

Memang, Joko Widodo telah resmi mengumumkan Ketua MUI Ma’ruf Amin sebagai pasangan cawapresnya. Besok (hari ini,red) Jokowi bakal berangkat dari Gedung Joang ke kantor KPU bersama rombongan.

“Besok (hari ini) pukul 09.00 WIB dari Gedung Joang ke KPU bersama ketum, sekjen, dan seluruh relawan,” kata Jokowi dalam jumpa pers di Restoran Plataran, Jakarta, Kamis (9/8).

Pengumuman tersebut dihadiri seluruh ketum parpol Koalisi Indonesia Kerja. Para pendukung Jokowi juga sudah berada di lokasi. Pengumuman nama Ma’ruf menjadi cawapres Jokowi cukup mengejutkan. Mengingat awalnya cawapres Jokowi menguat kepada Mahfud Md. Mahfud juga tiba-tiba menghilang dari pertemuan antara Jokowi dan ketum parpol koalisi.

Sinyal Ma’ruf menjadi cawapres sebelumnya ditunjukkan dengan kehadiran dirinya ke Istana, Kamis (9/8). Jokowi dan Ma’ruf juga beberapa kali terlihat bersama dalam acara keagamaan.

1 of 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top