Pariwara
Konawe

Truk Sampah di Konawe Diperbaiki

H. Tasman Taewa

KENDARIPOS.CO.ID — Pj Bupati Konawe, H. Tasman Taewa merasa bertanggung jawab untuk turut memertahankan status daerah lumbung beras tersebut sebagai penerima piala Adipura dalam dua tahun belakangan ini, 2016 dan 2017. Meski ditengah defisit anggaran daerah, ia terus berupaya menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Salah satu upayanya, dengan memprioritaskan anggaran untuk mobilisasi angkutan sampah, serta memperbaiki tiga truk yang sempat tak beroperasi.

Tasman Taewa mengungkapkan, ketika ia mulai menjadi pimpinan, hanya dua kendaraan operasional pengangkut sampah yang aktif. Sehingga sampah di Konawe tidak bisa terangkut seluruhnya. Ia lalu memberikan instruksi untuk memperbaiki tiga truk lain, sehingga ada lima truk yang aktif berkeliling mengambil sampah. “Kalau hanya dua truk, tentu tak bisa Konawe bersih. Daerah ini sangat luas. Dalam sehari minimal daerah sekitar kota itu sudah bisa dijamin kebersihannya. Tinggal anggaran operasional untuk bahan bakar minyak akan kita prioritaskan. Itu kebutuhan daerah juga,” terangnya, Rabu (8/8).

Menurut Ketua Harian I KONI Sultra itu, Konawe bisa memertahankan Adipura, karena sudah memiliki fasilitas memadai seperti tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) di Tongauna, namun pemanfaatannya masih belum maksimal, sehingga perlu koordinasi lintas sektor. “TPAS itu dibangun dengan anggaran miliaran rupiah, tapi belum baik pemanfaatannya. Karena saya lihat masih banyak sampah dibuang di pinggir TPA. Mobil, kalau sudah masuk dan bannya tertanam, susah lagi keluar,” bebernya.

Ia telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) supaya memperbaiki jalur di lokasi tersebut, agar sampah bisa sampai ke pusatnya dan diolah menjadi biogas. “Sistim biogas itu yang menjadikan Kota Kendari terbaik dalam hal mengelola sampah, sampai daerah lain datang studi di sana. Makanya, kita juga seharusnya bisa melakukan hal sama,” terangnya. Konawe juga mempunyai bank sampah yang berfungsi sebagai penampungan untuk dipilah pengolah dan didaur ulang sehingga mempunyai nilai jual, sedangkan sampah organik bisa dibuat menjadi pupuk. “Inilah salah satu faktor kita bisa memertahankan Adipura Buana, lalu menuju Adipura Kirana,” pungkasnya. (b/hel)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top