Pariwara
Buton

DAK Rp 5,6 M Buton Melayang

KENDARIPOS.CO.ID — Berbagai cara untuk memeroleh kucuran dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat yang diupayakan pihak Dinas Perdagangan Kabupaten Buton, berpotensi gagal. Sampai kini, permohonan bantuan anggaran tersebut belum mendapat respon. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Buton, Mustamlin, mengatakan, pihaknya telah mendapat konfirmasi terakhir dari pemerintah yang tetap bertahan dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) RI nomor 112 tahun 2017 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa.

Dengan begitu, anggaran DAK Rp 5,6 miliar yang diproyeksi akan diperoleh tahun ini, dipastikan “hangus”. “Anggaran ini untuk pembangunan lima pasar di Buton. Sekarang kita berupaya sesuai kemampuan untuk mendapatkan anggaran itu. Tapi kalau tetap tidak bisa, ya apa boleh buat, mau bikin apa,” ujarnya, rabu (8/8). Mustamlin menyadari, batas waktu pencairan DAK hanya hingga 21 Juli 2018. Menurutnya dokumen syarat lelang diusulkan akhir Mei 2018, tetapi nanti Juli 2018 baru ditayangkan untuk dilelang.

“Dokumen itu lengkap, hanya saja mulai tayang nanti Juli. Tetapi saya tidak mau menyalahkan orang,” katanya. Meski begitu, Mustamlin menyesalkan, tak adanya informasi atas kekurangan dokumen syarat lelang setelah diperiksa pihak Pokja. “Seandainya jika menurut mereka ada kekurangan, harusnya dikonfirmasi. Sekarang harus berusaha bagaimana caranya anggaran kita selamatkan,” sambungnya.

Mustamlin berkomitmen tak akan berhenti berusaha. Pihaknya akan kembali mengusulkan jatah DAK tahun depan. “Itu sudah jalan terakhir, karena kita dibatasi aturan. Saya hanya akan mencari solusi terbaik buat daerah kita,” tandasnya. (c/mel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top