Pariwara
Nasional

Tuntas Jalani Ibadah Umrah, JCH Kloter 20 Asal Kendari dan Konkep Sehat dan Baik

SEHAT: JCH asal Kota Kendari dan Konkep yang tergabung di kloter 20 saat dilepas menuju embarkasi Makassar, 2 Agustus lalu. Kini mereka sudah berada di Makkah dan baru saja menyelesaikan ibadah umrah. Kondisi mereka sehat dan baik. Foto: LM Syuhada Ridzky/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Jamaah calon haji (JCH) asal Kota Kendari dan Konawe Kepulauan yang tergabung dalam kloter 20 sudah tiba di Makkah, 4 Agustus lalu. Usai menjalani seluruh pemeriksaan dokumen, mereka langsung menempati pondokan masing-masing. Saat ini, para tamu Allah telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah umrah. Mulai dari tawaf, sya’i hingga tahalul. Kondisi mereka sehat dan baik.

Informasi tentang kondisi dan aktivitas JCH kloter 20 disampaikan Kepala Bidang Haji Kemenag Sultra, La Maidu. Dia adalah salah satu JCH asal Sultra yang juga tergabung di kloter 20. “Semua JCH kondisinya sehat dan baik. Semua JCH (termasuk lanjut usia) bisa menyelesaikan umrahnya. Meskipun dengan menggunakan kereta roda,” ungkap La Maidu lewat pesan singkatnya, Minggu (5/8).

Kata dia, 450 jamaah fokus menjalankan ibadah sunah dan wajib. Sementara itu, kelompok terbang 21 dan 22 UPG juga sudah terbang ke Jeddah, Sabtu malam (5/8) lalu. Mereka terbang usai menjalani pemeriksaan kesehatan tahap akhir di Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Selain menjalani pemeriksaan kesehatan, juga dilakukan perekaman biometrik. Pemeriksaan biometrik ini untuk memudahkan jamaah saat sampai di Arab Saudi yang tidak perlu lagi ada pemeriksaan foto dan sidik jari. Dari pemeriksaan biometrik itu, ada 6 orang, anggota kloter 22 masuk dalam pengecualian. Keenam orang ini masuk pengecualian karena 1 orang dengan amputasi, 2 orang dengan kondisi mata terganggu, 3 dengan jari tidak memungkinkan. “Mereka mendapat surat keterangan ‘cacat’ dari panitia,” jelasnya.

Selain masalah biometrik itu, satu jamaah asal Sultra juga harus menjalani penanganan khusus. Dia adalah Makmur bin Muslim warga Desa Langgowala, Kecamatan Kolono. Pria berusia 52 tahun itu tidak bisa berangkat bersama dengan kontingen kloternya. “Kepastian tidak berangkatnya 1 orang JCH asal Konsel ini berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan embarkasi haji, hasilnya tidak laik terbang. Untuk itu, jumlah JCH yang diberangkatkan berdasarkan manifes hanya 454 orang,” jelas Thahiruddin, Ketua Kloter 220.

Sementara itu, Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Sultra, Rahmad mengatakan apabila JCH sudah sembuh maka yang bersangkutan akan diberangkatkan bersamaan dengan jemaah calon haji dari kloter lain. “Seorang JCH asal Konawe Selatan tersebut dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar, karena anemia yang dideritanya,” katanya. Untuk kloter 23 dan 24 diberangkatkan ke Makkah 6 Agustus malam. (b/ely)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top