Pariwara
Ekonomi & Bisnis

Dorong Pembangunan Ekonomi, Dinas Pariwisata Sultra Kembangkan Wisata Budaya

Syahruddin Nurdin

KENDARIPOS.CO.ID — Tidak bisa dipungkiri, keindahan pantai dan karang di Wakatobi masih menjadi primadona bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Itulah yang menjadikan Wakatobi sebagai salah satu wisata bahari terbaik di Indonesia hingga internasional.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar Sultra), Syahruddin Nurdin, mengungkapkan, secara umum wisata Wakatobi masih menjadi wisata andalah Sultra. Terbukti dengan masuknya wisata Wakatobi dalam 10 destinasi wisata nasional, “Ini menjadi suatu kebanggaan kita, yang berhasil masuk sebagai 10 destinasi Indonesia. Untuk pulau Sulawesi, hanya wisata Wakatobi yang mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Pariwisata,” ungkapnya, Jumat (3/8).

Selain wisata Wakatobi, pihaknya juga masih berupaya mengembangkan wisata budaya dan atraksi. Wisata Wakatobi tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus didukung dengan wisata lain. Salah satunya wisata budaya dan atraksinya.

“Saat ini kami sedang membangun konektivitas antara atraksi dengan budayanya. Kami menekankan seluruh daerah dan kota di Sultra agar memperbanyak event. Saat ini, sudah ada 29 even di Sultra, mudah-mudahan kedepan lebih banyak lagi,” beber Nuridin.

Dari 29 even yang ada di Sultra, Lanjut Nurdin, dua di antaranya masuk kedalam 100 Wonderful Indonesia, yaitu Halo Sultra dan Wakatobi Wave, “Kita bersyukur dari kurang lebih 3.000 even dari 34 provinsi di Indonesia, Hanya ada 100 yang menjadi Wonderful Indonesia dan 2 di antaranya berasal dari Sultra,” tuturnya.

Pada kultur even, Dispar Sultra optimis merebut 2 sampai 3 even budaya. Pihaknya akan memperkenalkan Festival Kota Tua Buton, Festival Keraton dan Festival Konasara. “Ketiga even budaya ini akan kita terus genjot sehingga bisa diakui secara nasional. Kami akan maksimalkan supaya bisa mendatangkan wisatawan dalam jumlah besar,” kata Nurdin.

Data terakhir dari Dispar Sultra mencatat sekitar kurang lebih 2,4 juta wisatawan yang mengunjungi Sultra tahun ini. Ada kenaikan kurang lebih sebesar 500 ribu wisatawan dari tahun sebelumnya yang mencatatkan kurang lebih 1,9 juta wisatawan.

Nurdin berharap, ke depan pihaknya dapat bersinergi dan mendapat dukungan dari masyarakat dalam mengelolah semua potensi wisata yang ada didaerah masing-masing, demi mendorong peningkatan perekonomian daerah maupun masyarakat itu sendiri. “Sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) saat ini bukan hanya pada sektor pertambangan atau migas saja, melainkan juga sector pariwisata. Sekaligus mendukung program Kementerian Pariwisata, yaitu program kunjungan 20 juta wisatawan di Tahun 2019,” pungkasnya. (ags/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top