Space Iklan
Pariwara
HEADLINE NEWS

Illegal Logging Marak, Empat Kabupaten di Sultra Darurat Kerusakan Hutan

KENDARIPOS.CO.ID — Kerusakan hutan di Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah cukup mengkhawatirkan. Berdasarkan data Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Sultra, dari 3 juta hektar hutan, 300 ribu hektar diantaranya rusak parah. Kondisi terparah terjadi di empat kabupaten, yakni Konawe Utara (18. 583 hektar rusak), Konawe Selatan (14. 545 hektar), Kolaka (12. 442 hektar) dan Kolaka Timur (12.101 hektar).

Informasi kerusakan hutan itu disampaikan Kepala Bidang Perlindungan Hutan dan KSDAE Dishut Sultra, Dr. Yasir Syam Husein. “Empat kabupaten itu memang memiliki hutan yang lebih luas dibanding daerah lain,” ujar Dr Yasir saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (3/8).

Dia menambahkan, kerusakan hutan disebabkan banyak hal. Namun, paling dominam akibat illegal logging (perambahan hutan). Perambahan hutan semakin marak juga karena terjadi transisi tanggung jawab. Sehingga, ada ketidakefektifan sumber daya manusia yang melakukan pengawasan dan penindakan. “Ini terjadi, akibat perubahan peralihan kewenangan dari kabupaten ke provinsi. Sehingga, pengawasan jadi kurang maksimal,” ungkapnya.

Sebelumnya kata Yasir, kewenangan penindakan ada pada Dinas Kehutanan Kabupaten. Hanya saja, karena sekarang diambil alih provinsi, maka terjadilah transisi. “Tahun lalu, kam masih sibuk mengurus proses peralihan itu. Ternyata, ada beberapa oknum yang memanfaatkan situasi. Mereka lakukan illegal logging secara bebas, karena kami tidak bisa melakukan penindakan saat proses peralihan. Jadi, kami hanya bisa awasi saja,” jelasnya.

Saat ini, lanjut dia, pihaknya bekerja sama dengan penegak hukum, masyarakat, agar sama-sama memberantas pelaku illegal logging. Dia juga sempat menyinggung kasus illegal logging yang marak di Konsel. Kata dia, di daerah itu sangat masif aksi perambahan hutan. Sehingga petugas agak sulit mendeteksi para pelaku.

Tapi, dengan adannya Gakumdu saat ini, pihaknya akan terus melakukan pencegahan atau penindakan jika ditemukan. ” Petugas KPH juga terus melakukan patroli pengamanan, dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Ini penting, supaya jangan hanya tergantung dengan kayu di hutan,” ungkapnya.

1 of 3

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top