Pariwara
Politik

Gerindra Ingin Anies Baswedan Dampingi Prabowo

Prabowo – Anies

KENDARIPOS.CO.ID — Partai Gerindra menyodorkan nama Anies Baswedan sebagai cawapres Prabowo di Pilpres 2019. Nama gubernur DKI Jakarta itu disodorkan Gerindra kepada para pimpinan partai koalisi pendukung pencalonan Prabowo maju sebagai capres.

Munculnya nama Anies merupakan inisiatif Partai Gerindra, karena dinilai sebagai gubernur yang berprestasi. Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua DPP Partai Gerakan Indonesia Raya Ahmad Riza Patria saat dihubungi Jawa Pos, Jumat (3/8).

Riza menyampaikan, sampai saat ini koalisi Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional, dan Partai Demokrat belum memastikan figur cawapres yang akan dipilih. ”Masih dalam posisi mengusulkan,” kata Riza kepada Jawa Pos.

Dalam posisi cawapres, Riza menyebut ada lima nama yang muncul dalam pembahasan. Lima nama itu merupakan usulan dari masing-masing koalisi, yang terdiri dari tiga figur dari parpol dan dua figur non parpol.

”PKS mengajukan pak Salim (Salim Segaf Aljufri, red), Demokrat pak AHY (Agus Harimurti Yudhoyono, red), PAN ada pak Zul (Zulkifli Hasan, red), dari luar ada Ustadz Abdul Somad dan Pak Anies (Anies Baswedan, red),” ujar Riza.

Menurut Riza, pembahasan koalisi sudah mulai mengerucut pada penyeragaman visi misi dan platform. Riza menyebut dua hal itu merupakan fondasi awal, sebelum masuk ke pembahasan yang lebih krusial. ”Kami yakin koalisi ini solid,” tegasnya.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Evert Ernets Mangindaan menyatakan masih ada waktu sampai 9 Agustus 2018 untuk mencari titik temu soal siapa yang akan dijadikan calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. “Sampai tanggal 9 (Agustus 2018) masih ada waktu. Itu saja kami tunggu,” katanya di gedung parlemen, Jakarta, Jumat (3/8).

Dia mengatakan, persoalan langkah Partai Demokrat ke depan setelah pernyataan Wakil Ketua Umum Syarief Hasan yang menyebut koalisi buntu karena persoalan cawapres, masih akan dibahas Majelis Tinggi PD. “Itu masih dirapatkan lagi, tidak bisa saya bicara sendiri,” ujar Mangindaan.

Dia menegaskan, kalau soal koalisi sebenarnya sudah terjadi antara Partai Demokrat maupun Partai Gerindra. Namun, belum membicarakan soal cawapres. Koalisi itu terbentuk atas dasar kesamaan visi misi. Jadi, kata Mangindaan, memang partai-partai harus bersikap konsisten. “Sudah, sudah koalisi, tinggal cawapres,” kata wakil ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), itu.

Sekali lagi, dia menegaskan, Partai Demokrat tidak pernah menyodorkan nama-nama, termasuk Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) PD Agus Harimurti Yudhoyono (SBY) agar dijadikan sebagai cawapres Prabowo. “Kami serahkan sepenuhnya kepada Pak Prabowo,” tegasnya. Sebelumnya, Syarief Hasan menilai belum ada kemajuan dalam koalisi lantaran terbentur urusan cawapres. (boy/tom/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top