Pariwara
Politik

PAN Dukung Ustaz Abdul Somad jadi Cawapres

Ust. Abdul Somad

KENBDARIPOS.CO.ID — Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon memastikan saat ini ada tiga nama kandidat cawapres Prabowo Subianto. Partai Demokrat menyodorkan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sedang Ijtima Ulama merekomendasikan yakni Ustaz Abdul Somad dan juga Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri. Sedang PAN menurut Fadli sudah legawa, tak mempermasalahkan jika kadernya tak dipilih sebagai cawapres.

“Dari PAN kalau tidak salah sudah mengendors Ustaz Abdul Somad ya, tapi ini mau kita bicarakan bersama-sama,” ujar Fadli di kediaman Prabowo Subianto Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (1/8).

Oleh sebab itu, lanjut Fadli, nama kandidat cawapres Prabowo yang sudah mengerucut itu semakin memudahkan partai-partai pendukung mengambil keputusan. “Partai sekarang jadi jauh lebih mudahlah untuk memutuskan,” tutup Fadli.

Pengamat politik Ujang Komarudin menilai, kubu Joko Widodo alias Jokowi patut khawatir jika Ustaz Abdul Somad (UAS) bersedia menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

UAS muncul setelah ijtimak ulama merekomendasikan nama pendakwah asal Riau itu sebagai cawapres Prabowo, selain juga nama Habib Salim Aljufri. Ujang menyebut beberapa alasan memperkuat pandangannya. Antara lain, dalam politik kemunculan orang yang tidak diduga biasanya menimbulkan efek kejutan.

Fakta lain, ada kecenderungan sebagian masyarakat senang dengan tokoh baru, karena jenuh dengan tokoh-tokoh yang ada. “Kemunculan orang yang tidak diduga-duga akan lebih berbahaya. Karena tidak pernah diprediksi sebelumnya. Saya kira kubu petahana patut khawatir jika UAS yang dipilih sebagai cawapres Prabowo,” ujar Ujang kepada JPNN, Kamis (2/8).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini juga menyebut, UAS banyak disukai kaum muslim. Fakta itu tentu memiliki efek yang luar biasa bagi kubu petahana. Karena itu, Ujang menilai, terbuka kemungkinan nama pendamping Jokowi bakal disesuaikan dengan pilihan cawapres Prabowo.

“Sepertinya begitu. Karena untuk membendung dukungan umat agar tidak tumpah ke kubu Prabowo. Selain itu juga untuk membendung politik aliran,” pungkas pengajar di Universitas Al Azhar Indonesia ini. (gir/gwn/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top