Pariwara
Ekonomi & Bisnis

BI Klaim Pelonggaran LTV Beri Efek Ganda

Ilustrasi komplek perumahan

KENDARIPOS.CO.ID — Bank Indonesia (BI) mengeluarkan aturan pelonggaran Loan To Value (LTV) Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk memberi stimulus masyarkat agar mudah membeli perumahan.

BI mengungkapkan, pelonggaran kredit perumahan tersebut bertujuan untuk mengimbangi pengetatan suku bunga sebagai dampak dari ke tidakpastikan global yang berasal dari Amerika Serikat (AS).

Kepala Grup Riset Makroprudensial Departemen Kebijakan Makro Prudensial BI, Retno Ponco Windarti menjelaskan di samping memberikan stimulus disektor properti kebijakan tersebut juga memiliki efek ganda pada pertumbuhan ekonomi.

“Relaksasi ini kami harap akan berpengaruh ke kredit properti. Karena properti punya multiplier effect, sehingga perekonomian akan tumbuh dengan baik, itu sebabnya kami fokus di situ,” ujarnya di Balai Kartini Jakarta, beberapa waktu lalu.

Pihaknya mengaku, saat ini sektor properti sedang bergerak lamban sebesar sebesar 6,83 persen pada Agustus 2017 menjadi 10,26 persen pada Mei 2018. Pertumbuhan tersebut relatif kecil dibandingkan Filipina 38 persen, Thailand 22 persen, dan Singapura 44 persen.

Selain itu, Retno juga mengatakan kebijakan ini juga menolong daya konsumsi rumah tangga karena harga beli properti menjadi lebih terjangkau. Hal itu tergambar dari debt to service ratio (DSR) rumah tangga nasional yang berada di batas aman yang sebesar 30 persen.

“Terkait aman tidaknya untuk properti dan daya belinya, maka kita lihat debt to service rasio masih rendah yang di Indonesia, masih 10,96 persen dari warning 30 persen, artinya kemampuan rumah tangga untuk KPR masih tinggi,” tandasnya. (JPG)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top