Space Iklan
Pariwara
Wakatobi

Bangun RS Pratama di Tomia, Bupati Wakatobi Maksimalkan Sektor Kesehatan

Bupati Wakatobi, Arhawi Ruda.

KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Wakatobi, H. Arhawi terus menggenjot pembangunan daerah di berbagai aspek. Tak hanya infrastruktur jalan dan pendidikan, sektor kesehatan juga menjadi prioritas. Tahun ini, Pemkab Wakatobi gelontorkan anggaran miliaran rupiah untuk meningkatkan infrastruktur kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas dan lainnya.

Bahkan rencananya, 2019 nanti akan kembali membangun RS Pratama di Pulau Tomia. Menurut Arhawi, kehadiran RS tersebut untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. “Kami ingin masyarakat mudah mengakses lembaga kesehatan saat membutuhkan. Misalnya, kalau sakit maka rumah sakit atau puskesmas sudah tersedia, tidak perlu lagi menyeberang pulau,” kata Arhawi, Kamis (2/8).

Sebagai bentuk keseriusan membenahi sektor kesehatan, kata pasangan Ilmiati Daud ini, setiap tahun, miliaran dana APBD digelontorkan. Itu untuk pembangunan fasilitas maupun penambahan tenaga kesehatan. “Terutama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wakatobi, menjadi prioritas untuk dimaksimalkan infrastruktur pendukungnya,” jelasnya.

Lebih jauh mantan Ketua PAN Wakatobi ini menjelaskan, peningkatan sarana dan fasilitas untuk RSUD Wakatobi menjadi perhatian serius. Sebab, sejak dibangun 2008 lalu, RSUD yang berada di Pulau Wangi-Wangi ini masih berstatus tipe D. Belum naik kelas hingga kini disebabkan banyak faktor, mulai keterbatasan fasilitas, kualitas sumber daya manusia (SDM) dan lainnya.

“Makanya peningkatan sarana di RSUD Wakatobi terus diupayakan. Selain untuk kenaikan status, kenyaman pasien juga sangat prioritas,” ungkapnya. Dia menambahkan, upaya Pemkab Wakatobi untuk peningkatan jumlah SDM khsusunya profesi dokter perlahan membuahkan hasil.

“Sejauh ini Wakatobi sudah mendapat tambahan empat dokter spesialis. Jadi, secara keseluruhan Wakatobi memiliki enam dokter spesialis sekarang,” terangnya. Selain di ibu kota kabupaten, pelayanan kesehatan untuk ketiga pulau lainnya juga mendapat perhatian serius pemerintah. Meski masing-masing kecamatan telah memiliki Puskesmas, namun kehadiran dokter spesialis di tiap pulau sesuai janji politiknya terus diupayakan.

“Kita akan membangun RS Pratama di pulau Tomia terlebih dulu. RS ini nanti akan melayani masyarakat Tomia dan Binongko. Sehingga ketika sudah ada RS ini maka akan ada dokter spesialis,” tambahnya. Tahun depan kata dia, pembangunan RS Pratama di pulau Tomia akan dianggarkan melalui APBD. Ia berharap selain pemkab, kucuran dana untuk pembangunan RS bisa didorong oleh pemerintah provinsi dan pusat.

Ia melanjutkan, untuk pelayanan kesehatan masyarakat di tiga pulau juga tak perlu dikhawatirkan. Sebab, dokter spesialis akan melakukan pelayanan mobile di tiap-tiap pulau dengan jadwal yang telah ditetapkan. “Pelayanannya secara bergilir. Karena ini memang merupakan program pemerintah untuk melayani masyarakat di beberapa pulau Wakatobi,” katanya.

Lebih jauh Ketua KONI Wakatobi menjelaskan, tak perlu merasa terbebani lagi ketika hendak melakukan pengobatan di RSUD Wakatobi. Kartu kesehatan bersinar (BPJS) yang telah dibagikan selama ini menjadi solusi untuk masyarakat yang kurang mampu. “Pemkab telah bekerja secara maksimal. Tentu saja endingnya untuk kepentingan masyarakat,” imbuhnya. (b/thy)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top