Space Iklan
Pariwara
Politik

Aleg Pindah Parpol Segera di PAW

KENDARIPOS.CO.ID — Fenomena anggota legislatif (Aleg) yang memilih pindah partai politik (Parpol) jelang pemilihan calon anggota legislatif (Pilcaleg) terus terulang. Meski diperbolehkan, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sultra tetap mengingatkan agar tidak mengulur-ulur waktu pengunduran diri. Bukan hanya untuk memenuhi persyaratan pencalonan, namun keanggotaannya di parlemen tidak lagi mewakili Parpol yang mengusungnya.

“Untuk bisa diakomodir dalam daftar pemilih sementara (DCS), Aleg yang pindah Parpol harus menyerahkan surat pengunduran diri. Bila belum dalam bentuk surat keputusan (SK) pemberhentian, minimal ada keterangan dari pimpinan DPRD bahwa surat pengunduran dirinya tengah diproses,” tandas La Ode Abdul Natsir Muthalib, Ketua KPU Sultra Kamis (2/8).

Sejumlah Parpol pun merasakan fenomena tersebut. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sultra misalnya, ada tiga Alegnya yang pindah ke Parpol lain. Saat ini, laporannya sudah masuk ke Dewan Pimpinan Wilayah (DPW). Namun demikian, adanya pula kader dari Parpol lain yang ikut bergabung.

“Ada tiga kader kami berpindah ke partai lain. Rosniawati Abunawas yang kini menjadi anggota DPRD Kota Kendari memiliki nyaleg melalui bendera Partai Golkar. Muhammad Ridwan dari DPRD Baubau memutuskan keluar dan nyaleg di PAN. Terakhir, Aisyah anggota DPRD Mubar pindah ke Partai NasDem,” beber Rasyid Syawal, Ketua DPW PPP Sultra Kamis (2/8).

Ketiga Aleg tersebut kata dia, telah menyatakan mundur dari keanggotaan partai. Atas dasar itu, pihaknya bisa langsung memproses pergantian antar waktu (PAW)-nya. Sebab posisinya di DPRD tidak lagi mewakili partai. “Bila merujuk pada aturan, secara otomatis mereka harus mundur. Sebab ini menjadi bagian dari konsekuensi. Makanya, kami langsung merespon surat pengunduran diri untuk diproses lebih lanjut ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Tidak hanya untuk pemecatan namun juga PAW,” tegasnya.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sultra juga mengalami hal yang sama. Ketua DPRD Wakatobi, Muhammad Ali memilih pindah Parpol ke Partai Golkar. “Untuk Aleg kami yang nyaleg ke Parpol lain sudah diproses sesuai aturan. Nantinya akan berujung ke PAW. Namun ada pula kader Parpol lain yang bergabung seperti Oheo Sinapoi dan La Nika,” kata Agus Sanaa, Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sultra. (b/wan/mal)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top