Pariwara
Kolaka Utara

Petugas Puskesmas Katoi Tolak Petani Kolut Berobat

MUHAMMAD RUSLI/KENDARI POS
DITOLAK : Gala (40) yang mendapat penolakan dari paramedis karena tak memiliki kartu Jamkesmas. Ia akhirnya menangani sendiri luka yang dialami pada jari tangannya.

KENDARIPOS.CO.ID — Rasa sakit Gala (40), kian terasa saat hendak meminta pelayanan kesehatan namun ditolak. Jari tangan warga Dusun I, Desa Tobaku, Kecamatan Katoi tersebut, nyaris putus oleh parang saat membelah buah durian untuk disantap. Pria yang berprofesi sebagai petani itu lalu menuju Puskesmas di desanya, ditolak untuk mendapat pelayanan. “Di depan pintu masuk, saya tanya ke petugas apa bisa dilayani. Saya ditanya kalau punya Jamkesmas atau tidak. Ia bilang tak bisa dilayani kalau tidak punya Jamkesmas. Karena tidak punya, saya harus pulang,” kecewanya, Rabu (1/8).

Ia akhirnya harus membalut jari yang luka dengan peralatan seadanya. Kepala Puskesmas Katoi, H. Arifin, yang dikonfirmasi hal itu mengaku tak mengetahui ada warga yang ditolak. Ia berjanji segera melakukan pengecekan ke petugasnya terkait keterangan warga Dusun I itu. Ia terkejut mendengar kabar itu karena bertolak belakang dengan aturan dan visi misi lembaga kesehatan tersebut.

“Saya tidak tahu. Saya akan tanya ke petugas. Tidak ada itu istilah tak bisa dilayani, baik punya Jamkesmas atau tidak. Sebab ada istilah jalur umum. Kami akan cari tahu. Karena semua masyarakat punya hak dilayani berobat,” tegasnya. (c/rus)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top