Pariwara
Edukasi

Prof Hanna: KKN Tematik Bangkitkan Kreativitas Masyarakat Desa

Acara silturrahmi mahasiswa KKN tematik dan tokoh masyarakat desa Lalonggombuno pada acara temu awal masyarakat, Sabtu, 28 Juli 2018 di rumah Kepala Desa Lalonggombuno

KENDARIPOS.CO.ID — Universitas Halu Oleo (UHO) telah melepas 5.645 mahasiswanya melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN), 27 Juli lalu. Mereka terbagi dalam tiga kelompok yakni KKN tematik (645 orang), KKN revolusi mental (300 orang), dan KKN reguler (4.700 orang). Mereka tersebar di seluruh desa seantero Sultra. Dari angka tersebut, ada 645 orang mahasiswa yang masuk kategori KKN tematik.

Sebanyak 15 orang dari mahasiswa yang melaksanakan KKN tematik tersebut ditempatkan di Desa Lalonggombuno Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe. Mereka tiba di lokasi KKN, Sabtu 28 Juli 2018 dan diterima di Kediaman Kepala Desa Lalonggombuno. Antusiasme masyarakat, terutama kepala desa menjemput kedatangan mahasiswa di lokasi penyeberangan hingga mengantarnya ke lokasi pemondokan bagi mahasiswa. Ramah tamah penerimaan mahasiswa KKN berlangsung khidmat.

Kepala Desa Lalonggombuno, Yasmin menyampaikan rasa terima kasinya kepada UHO yang telah memilih desanya sebagai tempat KKN tematik tahun ini. Ia mengharapkan kiranya mahasiswa KKN tematik ini dapat membekali masyarakat keterampilan untuk menunjang produktivitas di desa tersebut. “Kami sampaikan rasa terima kasih kepada Universitas Halu Oleo. Desa ini terdiri dari 3 dusun dengan jumlah penduduk sekira 200 KK. Kami siap mendukung program yang kreatif ini,” ungakap Yasmin.

Dosen Pembimbing KKN Tematik UHO, Dr Amri Tanduklangi, M.Lis., mengapresiasi semangat pemerintah Desa Lalonggombuno yang menyambut hangat kedatangan peserta KKN. Ramah tamah yang dihadiri ibu Kades, kepala dusun, tokoh masyarakat, dan tokoh adat memberikan semangat yang luar biasa bagi peserta KKN. “Semangat dari Kades Lalonggombuno bersama masyarakatnya patut dicontoh seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara. Sikap ramah dan antusias menyambut mahasiswa, jarang ditemukan saat ini,” ungkapnya.

Amri menambahkan, program yang dibawa dari kampus harus benar-benar bisa diimplementasikan dengan baik sehingga memiliki dampak yang positif bagi masyarakat. Berfikir kreatif dan cerdas dalam menyatukan teori dan praktik sangat diperlukan oleh mahasiswa untuk menjadikan desa Lalonggombuno semakin hidup. “Ini sesuai visi dari tema kita yakni ‘Tinggal di Desa Menghidupkan Desa’. Dari 15 mahasiswa kami yang mengikuti KKN tematik di Desa Lalonggombuno, mereka berasal dari dua jurusan yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP),” jelasnya.

Ketua Panitia KKN Tematik, Prof. Hanna, M.Pd., mengatakan, tujuan KKN tematik ini adalah meningkatkan daya saing dan pendidikan keterampilan masyarakat Desa Lalonggombuno dalam mengolah ikan bandeng. Dalam kegiatan ini, ada 5 program inti, yakni pengolahan ikan bandeng menjadi presto, pembuatan abon ikan, pengadaan perpustakaan desa, pengaktifan TPA dan majelis taklim, serta pendidikan karkater. “Semua program ini sudah mendapat persetujuan dari stakeholder untuk mendukung dan menyukseskannya,” ujar Hanna.

Dia menambahkan, terpilihnya Desa Lalonggombuno sebagai lokasi KKN tematik untuk mempersiapkan masyarakat bisa memiliki daya saing menghadapi pasar bebas saat ini. “Desa ini sangat dekat dengan kawasan pertambangan Morosi. Sudah sepantasnya kita mempersiapkan SDM bagi masyarakat, terutama ibu rumah tangga. Kami akan memberikan peningkatan keterampilan pengolahan hasil tangkapan sehingga memiliki nilai tambah ekonomi. Mereka akan diberi pemahaman terkait langkah-langkah yang akan dilakukan sehingga pembinaan terhadap masyarakat lebih terarah,” jelasnya. (p1)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top