Pariwara
Kolaka Utara

Kompetensi Guru di Kolut Masih Rendah

MUHAMMAD RUSLI/KENDARI POS
MINIM KEMAMPUAN : Kompetensi dan mutu tenaga pendidik di Kolut dianggap masih rendah dibanding daerah lainnya. Padahal porsi penganggaran pendidikan yang digelontorkan pemerintah daerah cukup besar.

KENDARIPOS.CO.ID — Kompetensi tenaga guru di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) dipandang masih rendah dibanding daerah lainnya di Sulawesi Tenggara (Sultra). Fata itu dinilai berbanding terbalik dengan besaran porsi penganggaran pendidikan yang digelontorkan pemerintah daerah yang nominalnya menempati urutan kedua terbesar. Pelaksana Jabatan (Pj) Kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kolut, Idrus Baso Malluru, mengungkapkan, porsi anggaran yang besar tak memberikan dampak positif terhadap mutu dan kualitas tenaga pendidik.

“Faktanya justru menempati peringkat kedua dari bawah dan hanya menyaingi Konawe Kepulauan (Konkep). Sementara anggaran urutan ke dua dari atas. Jelas ini masalah,” bebernya, akhir pekan lalu. Dalam kurun lima tahun berjalan, pihaknya telah memgamati kondisi itu. Idrus Baso Malluru meminta agar dilakukan evaluasi dan inovasi program, ke depan. Ia memberi opsi program ke depan, para siswa berprestasi dengan nilai memuaskan, mendapat beasiswa. “Asal memang memiliki cita-cita menjadi guru dengan memilih jurusan kependidikan. Kami upayakan beasiswa lanjut studi. Susah memang jika ada yang menjadikan profesi guru hanya pelarian dan bukan dorongan karena bangga menjadi pendidik. Akhirnya ya asal ke sekolah saja, mengajar dan bukan niatan mencerdaskan murid,” sindirnya.

Tidak sampai di situ, para kepala sekolah juga akan dievaluasi, baik yang sedang menjabat atau akan dipromosikan memegang kendali pimpinan di lembaga pendidikan tersebut. Alasannya, jika dari pimpinan saja tidak memiliki kompetensi, bagaimana dengan guru hingga kualitas anak didiknya. Bagi sekolah yang kelebihan guru, Dikbud akan melakukan pergeseran tempat mengajar karena kondisinya saat ini tidak merata. Ketimpangan ini sangat urgen setelah ditinjau dari Dapodik. Banyak lembaga yang over kapasitas pendidik namun di sisi lain justru ada sangat kekurangan. “Apa boleh buat dan saya sampaikan sekarang kepada pegawai bersiap-siap dipindahkan. Itu sudah tuntutan sedari awal, siap ditempatkan di mana saja,” tegas Idrus Baso Malluru. (b/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top