Pariwara
Nasional

Antisipasi Kecelakaan Kapal, Pakai Teknologi Perairan

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Co-Founder The Maritime Society, Lathifa M Al Anshori meminta teknologi perairan ditingkatkan guna menyelesaikan kecelakaan di laut. Hal ini disampaikannya menyusul insiden kecelakaan kapal nelayan di perairan Pelawangan Puger, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (20/7). Menurutnya, teknologi ini bisa mengantisipasi kecelakaan laut di seluruh daerah di Indonesia.

“Sangat disayangkan jika laka laut dianggap semata-mata sebuah force majeure. Dengan kemajuan teknologi pada satelit, sonar, radar, dan komunikasi, juga ilmu klimatologi dan hidrografi, peringatan dini kepada kapal-kapal yang akan berlayar dapat dilakukan,” kata Anshori, Jumat (20/7).

Menurut dia, gelombang setinggi empat meter pada dasarnya tidak semerta-merta sebuah anomali, tetapi ada indikasi dan pola. Karena itu, tambahnya, jika tiba-tiba kapal retak, bocor, atau semacamnya, dengan atau tanpa keterlibatan alam, maka ada perlu meredifisi arti force majeure. “Karena menjadi sangat jelas mana yang natural caused dan mana yang diakibatkan dari kelalaian,” jelasnya.

Meski demikian, dia berduka cita dengan musibah kecelakaan laut yang menelan korban 21 orang ABK akibat gelombang setinggi empat meter itu. Di samping itu, dia juga mengapresiasi Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) yang berusaha membuat aturan pelayaran. “Salut juga pada tim Polres Jember, Posal Puger, Basarnas dan BNPB juga tim medis serta masyarakat yang tanpa pamrih dan kenal lelah mengupayakan penyelamatan korban,” imbuhnya. (flo/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top