Pariwara
Muna Barat

Ditjen Otoda Sikapi Sengketa Aset di Mubar

YAFRUDDIN YADDI/KENDARI POS
ASET : Pose bersama Wakil Bupati Mubar, Achmad Lamani bersama jajarannya serta pihak Ditjen Otoda Kemendagri yang berkunjung dalam rangakaian rapat kerja.

KENDARIPOS.CO.ID — Polemik soal kepemilikan aset Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) sampai kini tak kunjung tuntas juga. Tarik ulur soal klaim aset dengan Kabupaten Induk, Muna, mulai dari Bandara Sugimanuru, Pulau Indo dan beberapa lainnya kini coba ditangani langsung pihak Direktorat Jenderal (Ditjen) Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri.

Ketua Tim Evaluasi dari Ditjen Otonomi Daerah, Nur Bowo Ary, dengan tegas menyatakan, antara Kabupaten Muna dan Muna Barat adalah saudara. Satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Sehingga kedua daerah ini harus saling bahu membahu membangun daerah masing-masing. “Bayangkan lima tahun Muna Barat untuk mengurus dirinya sendiri dari sekian aspek yang harus diperhatikan. Karena Muna adalah saudara tua, maka semua harusnya mudah dibicarakan bersama,” jelasnya.

Ia menganalogikan kehidupan dalam rumah tangga. Muna harusnya rela membesarkan Muna Barat hingga besar dan menjadi sukses. “Saya berharap soal aset dibicarakan baik-baik. Akan menjadi rekomendasi saya ke depan soal aset ini agar bisa kita selesaikan,” janjinya. Dia juga menyebutkan jikalau Muna induk tidak memberikan sisa dana hibah, maka itu akan berdampak pada pemotongan dana alokasi umum (DAU) nantinya. “Tapi lagi-lagi kami berharap ini semua dapat teratasi. Kalau tidak diserahkan, otomatis kita akan potong di DAU,” pungkasnya. (c/yaf)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top