Pariwara
Politik

Konfirmasi Materi Gugatan di MK, KPUD Baubau Panggil PPK dan PPS

KENDARIPOS.CO.ID — Permohonan gugatan hasil Pilwali Kota Baubau yang diajukan Paslon HYF-Ahmad dan Roslina Rahim-La Ode Yasin (Rossy) belum diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK). Kendati demikian, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Baubau mulai melakukan persiapan. Salah satunya dengan memanggil panitia pemilihan kecamatan (PPK) dan panitia pemungutan suara (PPS) yang masuk dalam aduan perkara.

“Seperti yang kita lihat, kita sementara memanggi empat ketua PPK dan sembilan PPS yang dianggap bermasalah. Mereka adalah Ketua PPK Kecamaran Murhum, Wolio, Batupoaro dan PPK Kecamatan Betoambari. Bersama ketua PPS masing-masing mereka kita undang untuk memberikan klarifikasi terhadap persoalan yang disangkakan,” kata La Ode Fridi Komisioner KPUD ditemui usai meminta keterangan PPK dan PPS, Jumat (13/7)

Dari hasil konfirmasi sambungnya, tidak semua yang disangkakan dalam aduan yang disampaikan pemohon sesuai dengan fakta lapangan. Salah satu contoh kasus yang disangkakan adalah perkara salah satu warga atas nama Kamal yang memilih dua kali di TPS 8 Kelurahan Wangkanapi dan TPS 2 Kelurahan Bataraguru. Faktanya hasil konfirmasi bersama Ketua PPK dan ketua PPS mengatakan, bahwa berdasarkan DPT di TPS 8 Wangkanapi tidak ada nama Kamal.

“Yang ada hanya nama Kamaludin Muslimin dengan nomor DPT 25 kelahiran tanggal 30 November 1996. Alamatnya jalan Budi Otomo RT 04, RW 02 Kelurahan Wangkanapi. Sedangkan di TPS 2 Bataraguru atas nama Kamal Muslimin dengan nomor urut DPT 194 tanggal lahir 30 November 1998. Alamatnya jalan Mohamad Husni Tamrin nomor 58 C, RT 01, RW 01 Kelurahan Bataraguru,” terang La Ode Fridi.

Koordinator Divisi Hukum KPUD Kota Baubau menganggap aduan yang diperkarakan tidak sesuai kenyataan. Sebab hasil konfirmasi PPK dan PPS, menunjukan fakta berbeda. “Dugaan kami, keduanya adalah orang berbeda. NIK dan alamatnya berbeda juga beda. Jadi bukan milih dua kali melainkan beda orang. Tetapi untuk pembuktiannya, nanti di persidangan,” ujarnya.

Mengenai jadwal persidangan kata dia, KPU masih menunggu informasi dari MK. Sampai saat ini, KPU belum ada panggilan dari MK. “Untuk jadwal sidang kita menunggu informasi dari ketua KPU. Hari ini (jumat), pak ketua akan bertolak ke Jakarta untuk konsultasi ke MK. Apakah ada kelanjutan sidang atau tidak, baru dipastikan besok (14/7). Kita menunggu hasil konfirmasi Ketua KPU dan isya Allah akan pulang besok,” pungkasnya. (b/ahi)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top