Pariwara
Metro Kendari

Kesadaran untuk Rehabilitasi Narkoba di Kendari Masih Rendah

KENDARIPOS.CO.ID — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari mencatat sekira 149 kasus penyalahgunaan narkoba per Juli ini. Sayangnya, upaya penanggulangan kasus itu tidak dibarengi dengan kesadaran pengguna untuk melakukan rehabilitasi. Saat ini, hanya sekira 22 orang yang berinisiatif melakukan rehabilitasi.

“Ini masih minim jika dilihat intensitas kami melakukan sosialisasi di masyarakat, sekolah hingga universitas. Kesadaran masyarakat masih kurang dalam hal melakukan rehabilitasi,” ujar Kepala BNN Kota Kendari, Murniaty saat dihubungi, Jumat (13/7).

Murniaty menjelaskan dari 149 kasus penyalahgunaan narkoba, sekira 80 persen didominisi pelajar dan mahasiswa. Sebagian dari mereka bukan hanya berperan sebagai pengguna tetapi menjadi kurir narkoba.”Banyak dari pelajar yang berperan kurir narkoba memilih putus sekolah,” ungkapnya.

Masih menurut Murniaty, meningkatnya jumlah kasus penyalahgunaan narkoba di ibu kota Provinsi Sultra ini, bukan saja disebabkan karena adanya kesempatan, tetapi juga faktor lingkungan di sekitar dan terhimpit ekonomi.

Tanpa menunggu kesadaran masyarakat, BNN Kota Kendari akan melakukan upaya “jemput bola” yakni dengan mendatangi kelompok masyarakat dan melakukan sosialisasi. Tak hanya di sekolah-sekolah, tetapi di universitas juga akan dilakukan sosialisasi agar muncul kesadaran untuk memberantas narkoba. “Jemput bola akan kami tingkatkan. Kemarin-kemarin sudah kami laksanakan di beberapa sekolah,” tutup Murniaty. (p1/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top