Pariwara
Nasional

Gua Liangkabori Berpeluang Menang API 2018, Rusman: Kemenpar Perhitungkan Pariwisata Muna

DUKUNG PARIWISATA: Bupati Muna, Rusman Emba (kedua dari kiri) membuka seminar Pengembangan Pariwisata Muna yang digelar Komunitas Rumah Hijau Indonesia Kabupaten Muna di Galampano, Raha, jumat (13/7). Foto: La Ode Alfin/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Pariwisata Kabupaten Muna kembali mendapat kesempatan promosi di kancah nasional. Salah satu destinasi unggulan Muna yakni Gua Liangkabori terpilih menjadi situs wisata yang masuk dalam ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018 yang digelar brand Pesona Indonesia, Kementerian Pariwisata RI. Gua pra sejarah Liangkabori masuk dalam kategori situs sejarah terpopuler Indonesia.

Di kategori tersebut, ada sejumlah situs sejarah lain yang menjadi pesaing, diantaranya Rumah Gadang di Kabupaten Solok Selatan, Patung Mejan di Kabupaten Pakpak Barat, Istana Kuning di Kabupaten Kotawaringin Barat dan Benteng Belgica di Kabupaten Maluku Tengah. API merupakan ajang pemilihan wisata terpopuler nasional yang dibagi 18 kategori. Sistem penilaian ajang tersebut berdasarkan kiriman pesan singkat.

Bupati Muna, LM Rusman Emba mengaku berbangga situs Gua Liangkabori menjadi salah satu pilihan di ajang pariwisata bergengsi tersebut. Menurutnya, dengan hanya menjadi nominasi saja sudah menjadi bukti bahwa pariwisata Muna memiliki potensi besar untuk dikembangkan. “Karena ini (Liangkabori,red) sudah masuk nominasi, jadi harus kita menangkan,” jelasnya dalam seminar yang digelar Komunitas Rumah Hijau Indonesia Kabupaten Muna bertajuk pengembangan pariwisata Muna di Galampano, Raha, jumat (13/7).

Pemberian dukungan dalam ajang API sendiri dibuka sejak 1 Juni 2018 dan akan berakhir pada 31 Oktober 2018. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada November mendatang. Khusus Gua Liangkabori, per 30 Juni lalu berada di urutan ketiga perolehan dukungan sementara dengan 21 persen, di bawah Rumah Gadang dan Patung Majen. Untuk itu, Rusman berharap semua pihak terutama generasi milenial agar memberi dukungan.

“Kita promosikan, ajak generasi muda mendukung agar Liangkabori menang dalam ajang ini,” imbaunya. Pemberian dukungan dapat dilakukan dengan membuka situs API di google lalu memilih kategori situs sejarah terpopuler dan memberi dukungan dengan cara klik pilihan gua Liangkabori. Selain itu, dukungan juga dapat diberikan via pesan singkat (SMS) dengan cara mengetik API (spasi) 10D kirim ke 99386.

Kepala Dinas Pariwisata Muna, Dahlan Kalega optimis Muna dapat menyabet prestasi dalam ajang yang ketiga kalinya digelar itu. Keunggulan Gua Liangkabori terletak pada gambar pra sejarah di dinding gua, terutama gambar layang-layang. “Karena itu jadi bukti otentik yang menyatakan jika masyarakat Muna menjadi penemu permainan layang-layang. Ini membanggakan Indonesia dan mematahkan klaim Cina,” katanya. Hanya saja, kemenangan dalam ajang API bisa terwujud jika ada dukungan, tidak saja dari seluruh masyarakat Muna, melainkan Sultra dan Indonesia . “Sekali lagi, dukungan bisa dikirim via sms dengan mengetik API spasi 10D kirim ke 99386,” pungkasnya. (b/ode)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top