Pariwara
Konawe

Upah Guru Honorer di Konawe Belum Dibayar

Jumrin Pagala

KENDARIPOS.CO.ID — Ratusan guru honorer daerah di Konawe masih harus bersabar untuk menerima upah dari Pemerintah Kabupaten. Pasalnya, pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2017 tidak mencapai target, sementara nilai belanja daerah sangat tinggi karena agenda Pilkada. Apalagi instruksi pembayaran tunjangan hari raya pada bulan lalu. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe, Jumrin Pagala, mengaku tak mampu berbuat banyak. Sebab keuangan daerah yang minim belum mampu membiayai semua guru pengabdi di daerah lumbung beras. “Pembayaran upah guru honorer sangat bergantung pada pemasukan pendapatan asli daerah (PAD) dan APBD. Kalau itu minim, maka kita tidak bisa apa-apa,” ujarnya, Rabu (11/7).

Seharusnya, mereka menerima honor yang bersumber dari APBD sebesar Rp 750 ribu per triwulan. Namun karena kendala keuangan, maka seluruh guru honorer di Konawe baru menerima upah mereka sampai triwulan kedua tahun 2017. “Triwulan ketiga dan empat belum diterima, begitu juga dengan triwulan pertama dan kedua 2018 ini belum bisa dibayar,” bebernya.

Saat ini pihaknya sedang berupaya supaya dalam rasionalisasi anggaran tahun ini, program guru honorer tidak dihapus dan upah mereka bisa menjadi prioritas untuk segera dibayarkan. “Setelah Pilkada ini, kita sedang memulihkan keuangan daerah. Kami tetap usahakan supaya upah mereka bisa cepat dibayarkan,” janji Jumrin Pagala. (c/hel)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top