Pariwara
Ekonomi & Bisnis

Harga Komoditas Pangan Mulai Stabil

KENDARIPOS.CO.ID — Bencana banjir yang menimpa sejumlah daerah di Sultra, mendorong terjadinya inflasi pada komoditas bahan pangan periode Juni lalu. Memasuki minggu kedua bulan Juli ini, harga komodotas pangan perlahan mulai stabil.

Pantauan Kendari Pos pada akhir pekan lalu, harga sayur mayur di Pasar Baruga Kota Kendari mulai turun harganya. Harga kangkung yang sebelumnya harganya mencapai Rp 5.000 perikat, sekarang dijual Rp 5.000 per tiga ikat.”Memang sempat mahal kangkung karena banjir, stoknya berkurang. Tapi sekarang sudah mulai normal,” ujar Ani, salah seorang pedagang sayur di Pasar Baruga.

Di tempat yang sama, penjual cabai Edi, menuturkan harga cabai rawit juga yang sempat dijual dengan harga Rp 120 ribu perkilogram, mulai turun. “Harga lombok kecil (cabe rawit) sudah turun, sekarang perkilogram capai Rp 62 ribu. Normalnya Rp 35 ribu perkilogram,” katanya.

Menurut Edi, naiknya harga cabai rawit disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi yang terjadi sepekan lalu yang menyebabkan tanaman cabai rawit rusak dan gagal panen. “Hujan yang terjadi di Konawe Selatan dan Kolaka Timur yang merupakan sentra cabai rawit menyebabkan banyak tanaman cabai rawit yang busuk sehingga stok terbatas jadi harganya mahal” tuturnya Edi.

Sementara itu, harga komoditas pangan di Pasar Basah Mandonga juga mulai stabil. Terjadi penurunan harga ikan segar. Misalnya ikan sunu yang harganya sampai mencapai Rp 180 ribu perkilogram, kini kembali normal Rp 100 ribu perkilogram. “Harga ikan bolu (bandeng) minggu (9/7) harganya sempat Rp 50 ribu perkilo sekarang turun kembali seharga Rp 35 ribu perkilogram,” beber Ame, salah satu pedagang ikan di Pasar Basar Mandonga.

Diejaslkan bahwa kenaikan harga ikan disebabkan cuaca buruk yang terjadi beberapa waktu lalu. “Dua hari sebelumnya hujannya deras sekali, kencang ombak sehingga para Pagae (nelayan) tidak turun melaut,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Muhammad Ali menyampaikan keprihatinan yang terjadi pada kenaikan harga komoditas bahan pangan beberapa waktu lalu. Menurutnya, kenaikan harga pada beberapa komoditas pangan itu, murni karena faktor alam.

“Cuaca buruk yang terjadi dua bulan terakhir menyebabkan para petani gagal panen dan juga nelayan banyak yang takut melaut karena gelombang ombak yang tinggi,” terangnya.

Namun, dirinya tetap optimis harga komoditas pangan akan kembali stabil melihat kondisi cuaca terakhir yang berangsur membaik. Pihaknya juga akan terjun langsung kelapangan untuk memantau perjembangan harga terakhir di Pasar. “Kalau perlu kami akan laksanakan operasi pasar agar perekonomian di Sultra tetap stabil” tandas Ali. (ags/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top