Pariwara
Ekonomi & Bisnis

78 Persen Pekerja di Sultra Belum Terdaftar BPJS

KENDARIPOS.CO.ID — Kesadaran pemberi kerja (perusahaan) di Sultra dalam mengikutsertakan pekerjanya sebagai bagian dari peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, rupanya masih sangat minim. Hal ini diungkapkan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari La Uno, di ruang kerjanya, Jumat (6/7) lalu.

Dari kurang lebih 1,2 juta pekerja di semua sektor, yang terdaftar hanya sekitar 227 ribu pekerja. “Hanya 22 persen saja yang terdaftar, sisanya masih belum diketahui keikutsertaanya,” tukas La Uno.

Menurutnya, keengganan mengikutsertakan pekerjanya karena masih menganggap bahwa ikut serta BPJS Ketenagakerjaan hanya menambah cost perusahaan. “Ini perlu kami edukasi, agar perusahaan paham betapa pentingnya jaminan keselamatan kerja yang menjadi hak setiap pekerja,” imbuhnya.

Selain menjamin keselamatan, kata La Uno, BPJS Ketenagakerjaan juga akan menjami hari tua pekerja. “Dengan premi yang begitu kecil tidak sebanding dengan nilai manfaatnya kedepan bagi pekerja,” jelasnya.

Dijelaskan bahwa ada empat segmen pemberi kerja yang wajib mengikutsertakan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan, yaitu sektor petambangan, jasa konstruksi, jasa-jasa (jasa administrasi) dan juga sektor perhotelan. “Kami klasifikasikan berdasarkan tingkat risiko, sektor tambang tertinggi dengan rate sebesar 1,74 persen dan terendah pada sektor jasa administrasi yang ratenya hanya 0,24 persen,” tambahnya.

Untuk jaminan kecelakaan kerja, iurannya dibebankan kepada pemberi kerja sesuai yang diatur dalam UUD RI No. 40 Tahun 2004 tentang sistem Jaminan Sosial Nasional. “Untuk jaminan hari tua (JHT) persentasenya sebesar 5,7 persen, 2 persen dibebankan pada pekerja sisanya sebesar 3,7 persen dibebankan kepada pemberi kerja yang nantinya ketika pekerja berhenti bekerja atau pensiun bisa diambil karena jaminan ini sifatnya seperti tabungan,” beber La Uno.

Ia pun mengimbau kepada perusahaan di Sultra untuk mengikutsertakan pekerjanya sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan agar terhindar dari sanksi pemerintah. “Saya harap setiap perusahaan yang ada di Sultra mengikutsertakan pekerjanya guna menghindari sanksi administrasi dari pemerintah,” pungkasnya. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top