Pariwara
Politik

Golkar Tak Khawatir JK Selalu Tenteng Anies

Jusuf Kalla dan Anies Baswedan

KENDARIPOS.CO.ID — Partai Golkar tidak mau pusing dengan kedekatan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. “Tidak ada yang dikhawatirkan dengan manuver Pak JK menenteng Pak Anies,” ujar Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Sadzily di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/7).

Ace menilai kedekatan JK dengan Anies merupakan hal wajar. Hanya saja, kedekatan itu menjadi menarik karena muncul jelang Pilpres 2019. “Pak JK nenteng Anies kan karena sudah sejak lama hubungan mereka, tetapi dimaknai politis karena momentumnya menjelang Pilpres,” jelasnya.

Bahkan, kata dia, terlalu berlebihan jika kemudian disebut JK dekati Anies untuk menarik minat Golkar memajukan mantan Menteri Pendidikan itu sebagai Capres nantinya. “Pak Anies sendiri kalaupun beliau Gubernur DKI Jakarta tetapi secara khusus kan beliau bukan kader Partai Golkar,” tukasnya.

Sementara itu, etua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyapa sosok ekonom senior Rizal Ramli sebagai calon presiden. Panggilan tersebut disematkan oleh mantan Danjen Kopassus itu saat hendak duduk di bangku khusus untuk tamu VIP dalam acara Halal Bihalal 1439 yang diselenggarakan Keluarga Besar Universitas Bung Karno (UBK) di Aula Ir Soekarno, Universitas Bung Karno (UBK), Jakarta Pusat, Jumat (29/6). “Calon Presiden RI,” sapa Prabowo sembari menyalami Rizal Ramli, lalu duduk di sebelahnya.

Panggilan calon presiden juga diulangi oleh Prabowo ke RR saat dia memberikan sambutan. Prabowo memperkenalkan RR sebagai capres. “Terimakasih Ibu Rachmawati Soekarnoputri yang sudah mengundang saya ke sini menemui adik-adik mahasiswa. Guru saya Pak Amien Rais, Wakil Ketua DPR RI, Pak Fadli Zon, calon presiden RI, Pak Rizal Ramli,” ucap Prabowo disambut tepuk tangan hadirin seisi ruangan.

Rizal Ramli sudah menyatakan siap maju di Pilpres 2019 dan siap memimpin Indonesia ke arah yang lebih baik. Rizal antara lain menyinggung soal ketimpangan demokrasi di Indonesia di balik alasannya bertarung.

“Demokrasi hanya bisa bermanfaat jika disertai dengan keadilan. Saat ini banyak sekali ketidakadilan, hukum sering dijadikan alat kekuasaan. Demokrasi hari ini tidak bawa kemakmuran kecuali untuk kalangan elite. Kami ingin ubah demokrasi agar bawa kemakmuran untuk seluruh rakyat Indonesia,” ujar Rizal ketika deklarasi capres di kediamannya, Jl Bangka IX Nomor 49, Jaksel, awal Maret lalu. (dem/rmol)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top