Pariwara
Metro Kendari

Penuhi Kebutuhan Sehari-hari, Ribuan Korban Banjir Butuh Rp 200 Juta

PANTAU TITIK BANJIR : Plt.Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (dua dari kiri) saat menemui warga di Kelurahan Lepo-Lepo yang terdampak banjir dan sekaligus memantau titik banjir untuk segera dicarikan solusinya.

KENDARIPOS.CO.ID — Potensi banjir susulan masih menghantui ribuan warga metro yang mendiami kawasan rentan banjir. Sejak pekan lalu hingga saat ini, warga yang rumahnya terendam banjir masih berada ditenda-tenda darurat yang disiapkan pemerintah. Cuaca sempat membaik dan mereka sempat membersihkan rumah, namun rumah warga kembali terendam setelah curah hujan tinggi lagi. Ditengah ketidakpastian sampai kapan menghuni tenda darurat, korban banjir memilih bertahan. Tentu saja, aktivitas mereka mencari nafkah terhambat. Dan itu berdampak pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari yang terus bertambah.

Untuk tetap menjamin kebutuhan hidup mereka terpenuhi selama berada di pengungsian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari sudah mengusulkan pencairan anggaran dana tanggap darurat dari Pemkot Kendari. “Kita sudah masukan permintaan kebutuhan kita di BPKAD, Kita minta dana tanggap darurat Rp 200 juta. Anggaran itu untuk membeli beras, telur, sayuran dan lain-lain,” ujar Kepala BPBD Kota Kendari, Suhardin, Kamis (5/7).

Kebutuhan itu kata dia berpotensi bertambah. Sebab sesuai dengan koordinasi dengan BMKG, curah hujan yang tinggi masih akan terus terjadi hingga Agustus mendatang. BPBD Kota Kendari terus memantau kebutuhan para korban banjir. Untuk saat ini, kebutuhan sembilan bahan pokok (Sembako) masih terpenuhi dengan masuknya bahan makanan dari Dinas Sosial dan para dermawan.

“Kita belum bisa tinggalkan tenda-tenda, kita pantau terus kebutuhan warga. Mulai dari makanan, tempat tidur dan kami memastikan agar mereka terhindar dari kedinginan. Untuk sementara kami minta warga tidak kembali ke rumahnya, karena setelah habis hujan beberapa hari ini, airnya naik lagi,” ungkap Suhardin. Dari data terbaru BPBD Kota Kendari, saat ini sekira 1.112 kepala keluarga (KK) yang meninggalkan rumah. Sebanyak 4.468 jiwa masih bertahan di tenda dengan makanan seadanya. Sekira 1.083 rumah terendam. (ely/b)

TANGGAP DARURAT

– Kebutuhan sehari-hari korban banjir meningkat
– BPBD siapkan Rp 200 juta
– Anggaran itu untuk beli beras, telur, sayuran dan lain-lain
– 1.112 kepala keluarga (KK) memilih mengungsi
– 4.468 jiwa masih harus bertahan di tenda darurat
– 1.083 rumah terendam

Sumber : BPBD Kota Kendari

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top