Space Iklan
Pariwara
Konawe

Korban Banjir Bertambah, BPBD Konawe Minim Logistik

HELSON MANDALA PUTRA/KENDARI POS
BANTUAN : Pj Bupati Konawe, Tasman Taewa (depan, berdiri) bersama tim BPBD saat turun langsung menyalurkan bantuan pada korban banjir di Kecamatan Bondoala, kamis (5/7)

KENDARIPOS.CO.ID — Kondisi cuaca kian tak dapat diprediksi. Hanya sebentar cerah, lalu hujan deras hingga banjir tak kunjung surut, bahkan bertambah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus menyalurkan bantuan sandang dan pangan pada warga yang terdampak banjir di delapan desa yang ada di Kecamatan Bondoala. Pj Bupati Konawe, Tasman Taewa yang juga ikut turun langsung mengatakan, sejak 26 Juni lalu hingga saat ini terdapat 646 kepala keluarga di Bondoala menjadi korban banjir. Jumlah tersebut belum termasuk 13 desa lain di Konawe.

“Sekarang kita fokus berikan bantuan dasar seperti Sembako, karena ini yang paling utama. Untuk bantuan lain seperti selimut, kami masih menunggu logistik dari provinsi,” kata Tasman, Kamis (5/7). Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe, Dedet Ilnariusta, mengatakan, saat ini ketinggian air di Bendung Wawotobi berada dalam kategori awas dengan ketinggian 2,55 meter. Diprediksi masih akan bertambah mengingat intensitas hujan saat masih cukup sering, utamanya di daerah hulu Sungai Konaweeha.

“Ukuran ini sudah mendekati zona merah, artinya kalau volume air melewati 3 meter, maka akan banyak wilayah yang terkena dampak banjir. Apalagi masyarakat yang tinggal di wilayah bantaran Sungai Konaweeha,” ungkap Dedet, kamis (5/7). Menurutnya, saat ini Kecamatan Bondoala menjadi wilayah terparah yang terkena bencana banjir. Anehnya, warga setempat belum mau mengungsi, sehingga pihak BPBD bersama TNI/Polri, Personel Basarnas dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus siaga di lokasi banjir.

Sejumlah penyakit mulai menyerang para warga yang menjadi korban banjir, seperti gatal-gatal, flu serta demam. Olehnya itu, BPBD juga masih terus menjalin koordinasi lintas sektoral dengan instansi terkait, utamanya Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial. Namun saat ini BPBD Konawe juga sudah kekurangan logistik, khususnya sandang seperti selimut dan lainnya. Sementara untuk bantuan obat-obatan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat termasuk dengan bantuan paramedis. “Kami terus membuka komunikasi dengan berbagai sektor dan memang kalau korban terus bertambah, maka kita butuh pasokan logistik lebih banyak lagi,” tandasnya. (b/hel)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top