Pariwara
Nasional

Koordinasi Aturan Transportasi Belum Maksimal

Ilustrasi Transportasi

KENDARIPOS.CO.ID — Pasca kecelakaan kapal dalam sebulan terakhir, Kementerian Perhubungan memberikan perhatian lebih pada dunia pelayaran. Ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesesaikan. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berencana memanggil seluruh Kepala Dinas Perhubungan untuk mengevaluasi keselamatan pada sektor transportasi penyeberangan. ”Tujuan dikumpulkannya para Kadishub ini adalah agar apa yang diamanatkan dalam undang-undang atau peraturan sektor transportasi dapat dilaksanakan dengan baik,” tuturnya rabu (5/7).

Budi mengakui bahwa dengan adanya otonomi daerah, koordinasi penerapan peraturan-peraturan tersebut belum bisa maksimal dilakukan. Di sisi lain, Kementerian Perhubungan mulai melakukan pembenahan. Salah satunya dengan menyelenggarakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) di kawasan Danau Toba mulai, Senin (9/7). Hal itu dilakukan dalam rangka mendukung Bulan Tertib Keselamatan Pelayaran. Diklat tersebut akan diikuti 400-500 orang.

Sementara itu, Kepala Program Studi Pasca Sarjana Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS Raja Oloan Saut Gurning mengatakan ada beberapa berbagai faktor penyebab kecelakaan kapal di Indonesia. Menurutnya, masih banyak kapal tuk-tuk yang tidak memenuhi syarat pelayaran. ”Selain itu, banyak perilaku memuat penumpang dan barang melebihi kapasitas aman dalam kondisi normal maupun cuaca buruk,” ucapnya rabu (5/7).

Selain itu, pengawasan untuk menaikturunkan penumpang dan barang pun masih lemah. ”Kelompok preman mengendalikan naik-turunnya penumpang serta menentukan tingkat pemenuhan kapal,” ujarnya. Sehingga para manifes penumpang tidak ada atau tidak sesuai karena tidak adanya tiket.

Penumpang pun bisa memiliki peran dalam keselamatan pelayaran. Acap kali penumpang memaksa menaiki kapal walau kondisi kapal sudah penuh. Salah satu penyebabnya adalah armada kapal yang tidak memadai. Bisa jadi dalam satu rute pelayaran hanya dilayani satu atau dua kapal. Sehingga penumpang harus menunggu jika tidak ikut kapal tersebut. (oki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top