Pariwara
Kolaka

Dishub Kolaka Sebut Tiga Perusahaan Tambang Bandel

KENDARIPOS.CO.ID — Sejumlah perusahaan pengangkut material tambang yang ada di Kolaka dianggap tak taat aturan. Pernyataan itu dilontarkan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kolaka, Wardi, sekaligus menanggapi saran anggota DPRD yang meminta pihaknya segera melakukan pengawasan dan memberi peringatan pada perusahaan pengangkut material yang melintasi dan menggunakan jalan umum.

Menurut Wardi, selama ini pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap aktivitas sejumlah perusahaan tambang yang ada di Kecamatan Pomalaa. Hanya saja, pihak perusahaan yang terkadang melanggar peraturan. “Memang ada tiga perusahaan tambang beroperasi di Pomalaa yang melintasi dan menggunakan jalan umum yaitu PD Aneka Usaha (Perusda), PT Toshida dan PT Asia Mining Mineral (AMM). Ketiganya ini bandel. Padahal mereka sudah sering dipanggil untuk rapat dengar pendapat di DPRD Kolaka karena aktivitas yang membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kami juga hanya bisa menegur, karena kewenangan untuk menindak itu ada di provinsi,” jelasnya, Kamis (5/7).

Mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kolaka tersebut meminta pada perusahaan tersebut agar menaati peraturan saat melakukan pengangkutan material. “Yang harus dipatuhi itu diantaranya, sopir mengetahui aturan. Jangan mengangkut material tanpa menggunakan terpal dan truknya harus memiliki penutup belakang,” pesannya. Terkait penggunaan jalan, kata Wardi, ketiga perusahaan itu memang sudah mempunyai izin. “PT AMM dan Toshida tidak menggunakan jalan umum, tapi dia hanya melintasi. Artinya memotong jalan dan mereka sudah punya izinnya. Sedangkan Perusda bukan melintasi, tetapi menggunakan jalan umum. Artinya, sepanjang operasional penangkutan material mereka menggunakan jalan umum. Izin penggunaan jalannya juga sudah ada. Hanya saja saat ini sudah kedaluwarsa, tapi sekarang sementara dalam proses pengurusan. Secara umum mereka sudah menaati aturan. Setiap selesai beroperasi juga mereka bersihkan jalan,” argumennya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aktivitas sejumlah truk pengangkut material di Desa Pesouha, Kecamatan Pomalaa sangat meresahkan masyarakat dan pengguna jalan. Kegiatan pengangkutan material tambang itu menyebabkan jalan berlumpur dan licin. Atas kejadian tersebut, Anggota DRPD Kolaka, Rusman meminta pihak Dinas Perhubungan melakukan pengawasan dan memberikan teguran bagi sopir truk bandel. (c/fad)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top