Pariwara
Ekonomi & Bisnis

Tembus Angka Rp. 14.331 Per Dolar, Rupiah Tertekan, BI Naikkan Suku Bunga

KENDARIPOS.CO.ID — Nilai tukar rupiah pada Juni 2018, masah dalam tekanan dolar Amerika Serikat (AS). Hal ini diakui Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sultra Minot Purwahono, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (3/7) lalu. Katanya, penguatan dolar terhadap rupiah disebabkan adanya gejolak ekonomi yang terjadi di Amerika.

Lanjut Minot, meningkatnya pertumbuhan ekonomi AS diikuti inflasi yang tinggi sehingga bank sentral memutuskan untuk menaikkan suku bunga. “Dengan naiknya suku bunga maka investasi dalam bentuk mata uang akan menguntungkan, sehingga para investor ramai-ramai menarik investasinya di pasaran, salah satunya Indonesia yang kemudian dilimpahkan ke AS yang menyebabkan penguatan dolar AS,” jelasnya.

Selain itu, melemahnya rupiah terhadap dolar AS disebabkan adanya perubahan kebijakan pada Federal Open Market Committe (FOMC) Juni lalu yang agresif. Hal itu juga didukung respon kebijakan bank sentral lain, seperti Bank Sentral Uni Eropa dan Tiongkok, serta ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat sehingga Rupiah masih dalam kondisi tertekan. ” Rupiah tercatat Rp 14.390 per USD, melemah 3,44% (ptp) dibandingkan dengan level akhir Mei 2018,” imbuhnya.

Menurut Minot, naiknya suku bunga di AS harus diimbangi dengan naiknya suku bunga di Indonesia. BI melalui rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 28-29 Juni 2018 memutuskan untuk kembali menaikkan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen. Selain BI 7-Days Reverse Repo Rate, Kepala BI Sultra juga menyebut bahwa Deposit Facility Rate juga naik 50 bps menjadi 4,5 persen, demikian pula suku bunga landing facility juga meningkat 50 bps menjadi 6 persen. Keputusan ini berlaku efektif sejak 29 Juni 2018.

“Menaikan suku bunga tersebut, merupakan langkah lanjutan BI dalam menjaga daya saing pasar keuangan domestik terhadap perubahan kebijakan moneter sejumlah negara dan ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi. Saya yakin sejumlah kebijakan yang diambil BI dapat memperkuat stabilitas ekonomi khususnya stabilitas nilai tukar rupiah,” tutupnya. (Ags/b)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top