Pariwara
Bombana

DPRD Setuju Pemkab Bombnana Pinjam Rp 300 M

KENDARIPOS.CO.ID — Setelah kurang lebih enam bulan menanti, akhirnya usulan pinjaman Rp 300 miliar yang diajukan Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Bombana, akhirnya direspon. DPRD setempat sudah menyetujui rencana pemerintah mendapatkan kredit untuk alasan membangun infrastruktur daerah. Dalam pembahasan, seluruh fraksi DPRD dan Bupati Bombana, H. Tafdil berserta pimpinan OPD hadir. Legislatif meminta Pemkab menjelaskan secara datail peruntukan pinjaman ratusan miliar tersebut dan apakah akan efektif atau tidak.

H. Tafdil menjelaskan, pinjaman tersebut diusulkan karena APBD Pemkab Bombana sangat minim untuk menyelesaikan infrastruktur yang masih sangat memperihatinkan. “Mungkin bisa dilihat sendiri kondisi Bombana sekarang masih banyak infrastruktur seperti jalan, ada 700 kilometer itu belum semua bisa dikerja. Untuk anggaran infrastruktur tiap tahun, kami hanya kebagian Rp 50 miliar saja. Dengan kondisi itu, mana cukup. Sementara bukan hanya jalan saja yang kita mau bangun,” paparnya, rabu (4/7).

Bupati dua periode itu juga menjelaskan, penggunaan dana tersebut akan dikhususkan pada tiga item pembangunan infrastruktur daerah seperti pengembangan RSUD Bombana Rp 60 miliar. Juga pembangunan Pasar Boepinang di Poleang yang menjadi penopang perekonomian Bombana dengan anggaran Rp 40 miliar dan ketiga untuk pembangunan jalan sebanyak Rp 200 miliar. “Rumah sakit itu hampir dua tahun mangkrak dan sekarang sudah menjadi besi tua saja kalau tidak dilanjutkan pembangunannya. Kedua, pasar di Poleang itu terbesar di Bombana dan selama ini ekonomi terpusat di sana. Dan terakhir soal jalan kita yang sangat memprihatinkan. Jadi jangan heran ada warga yang tanam pisang di jalan. Kalau mau harap APBD mungkin bukan pisang lagi nanti yang ditanam,” paparnya, panjang lebar.

Bombana-1 tersebut melanjutkan, usulan pinjaman tersebut selain mengirit belanja daerah juga sangat efektif menyelesaikan pembangunan di daerah. Karena akan berbeda pembangunan yang dilakukan secara bertahap dengan langsung. “Kalau membangun bertahap itu kita rugi karena bahan bangunan tiap tahun naik. Tapi kalau bangun satu kali, ya sekali kita beli bahan jadi lebih untung. Infrastruktur yang kita bangun juga bisa awet,” sambungnya.

Ketua PAN Bombana itu juga menjelaskan, pinjaman tersebut akan dicairkan tiga tahap. Tahun 2019 sebanyak 50 persen, 2020 40 persen dan 2021 10 persen. “Sudah kami perhitungkan dengan pinjaman Rp 300 miliar itu. Pastinya kita masih sangat mampu untuk meminjam uang dan semoga DPRD segera menyetujui,” harapnya. Ketua DPRD Bombana, Andi Firman yang memimpin rapat bersama tersebut sekaligus mewakili koleganya, menyatakan menyetujui usulan pinjaman dengan beberapa catatan.

Mereka menyarankan untuk mencari bank yang menawarkan bunga rendah. “Intinya DPRD setuju semua sesuai hasil pertemuan ini dan tentunya harapan kami pinjaman tersebut betul-betul digunakan untuk kepentingan rakyat. Karena pinjaman ini diusulkan untuk masyarakat Bombana bukan untuk sekelompok orang,” tegasnya. (b/kmr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top