Pariwara
Kolaka

BKKBN Gelar Sosialisasi di Kolaka

BKKBN for kendari pos
SOSIALISASI: BKKBN Provinsi Sultra menggelar sosialisasi tentang pentingnya pengendalian penduduk yang dipusatkan di Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Kolaka, Selasa (3/7). Acara ini dihadiri staf Bappeda Kolaka, Dinkes, Disdukcapil, DPRD dan penyuluh keluarga berencana.

KENDARIPOS.CO.ID — Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus melakukan edukasi tentang pentingnya keluarga berencana kepada masyarakat. Ada empat daerah yang menjadi sasaran sosialisasi, salah satunya Kabupaten Kolaka. Di tempat ini, dirangkaikan juga dengan silaturahmi bersama Bupati Kolaka, Ahmad Safei.

Sosialisasi yang dilaksanakan di aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Kolaka, Selasa (3/7), dihadiri staf Bappeda Kolaka, Dinkes, Disdukcapil, DPRD dan penyuluh keluarga berencana. Pelaksana Tugas (Plt) BKKBN Provinsi Sultra, Mustakim mengungkapkan, sosialisasi dilakukan untuk menyampaikan program-program mengenai dampak dari kependudukan.

“Intinya, kami minta seluruh elemen untuk bersama-sama melakukan pengendalian penduduk,” ujar Mustakim. Dia menambahkan, sosialisasi juga sangat penting untuk mengingatkan masyarakat tentang masalah yang akan timbul jika penduduk suatu daerah membeludak. Diantaranya, bisa menciptakan banyak hal, misalnya penggangguran, kejahatan dan lain sebagainya. “Inilah salah tujuan dari sosialisasi ini. Untuk memberikan jalan keluar dari kondisi penduduk suatu daerah yang membeludak,” jelasnya.

Dia menambahkan, pihaknya juga menyampaikan terkait Indonesia memasuki bonus demokrafi sekitar tahun 2020-2035. Itu di mana jumlah penduduk yang usia produktif (15-65 tahun), jumlahnya sangat besar. Itu rata-rata di atas 50 persen, dibandingkan dengan usia non produktif (0-15 tahun)dan 65 tahun ke atas.

“Hal inilah yang harus kita waspadai ke depanya. Untuk itu langkah sosialisasi ini sangat berguna untuk menekan angka pertumbuhan,” terangnya. Lebih jauh dia menjelaskan, setelah melaksanakan sosialisasi, pihaknya melakukan silaturahmi bersama Bupati Kolaka, Ahmad Safei.

Dalam pertemuan itu, dibahas tentang program keluarga berencana, program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK) di Kolaka agar bisa dimasukan 5 tahun ke depan. “Melihat Kolaka baru menyelesaikan pilkada, jadi dapat menyusun RPJMD. Sehingga ada beberapa indikator variabel program yang bisa disesuaikan,” katanya.

Dirinya berharap, Bupati Kolaka, Ahmad Safei mendukung program tersebut. Termasuk minta agar petugas KB atau pejabat yang ada di Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kolaka tidak cepat diganti. Sebab, kalau itu terjadi, bisa mempengaruhi pelaksanaan program.

“Kadang-kadang kita sedikit kewalahan, apabila pejabat atau pelaksana program baru dilatih seminggu sudah diganti, dan akhirnya menggangu pelaksanaan program. Pak Bupati berjanji akan melakukan itu,” imbuhnya. (b/p1)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top