Pariwara
HEADLINE NEWS

Tim Sukses: Hasil PSU Pilgub Sultra, AMAN Menang Telak

Perolehan Suara Hasil PSU

KENDARIPOS.CO.ID — Ali Mazi-Lukman Abunawas menang telak dalam pemilihan suara ulang (PSU) di 40 tempat pemungutan suara (TPS). Pasangan berakronim AMAN ini mampu meraih 4.854 suara, sangat jauh dari kompetitornya, BERKAH (588 suara) dan Rusda Mahmud-Sjafei Kahar (1.589 suara). Perolehan suara itu, berdasarkan data yang dihimpun tim AMAN dan reporter Kendari Pos (minus Busel) dari setiap TPS yang menggelar PSU, minggu(1/7). Detail datanya lihat grafis.

Wakil Ketua Tim Pemenangan AMAN, Abidin Ramli mengungkapkan, sudah menerima informasi terkait hasil PSU di sembilan daerah. Hasilnya, AMAN menang telak dengan perolehan suara di atas 4 ribuan. “Sejak awal kami sudah berkeyakinan, kalau AMAN tetap akan menang meski ada PSU,” tegas Abidin Ramli, minggu(1/7).

Makanya, saat PSU berlangsung, pihaknya telah menyiapkan tim dan saksi untuk mengawal dan mengawasi pelaksanaan PSU. Ini penting supaya suara AMAN tidak diganggu. “Setelah perhitungan suara selesai, masing-masing saksi di TPS melaporkan hasilnya. Ternyata, AMAN menang telak,” ungkapnya.

Dirinya juga minta supaya semua tim mengamankan data-data hasil perhitungan suara di TPS (formulir C1). Sebab, itu diperlukan kalau ada oknum yang coba main-main dengan hasil pilgub. “Harus dikawal dengan baik. Mulai TPS hingga KPU,” ingatnya. Kendati begitu, pihaknya tetap menghargai kerja-kerja KPU. Dirinya tetap minta tim mengawal sampai ada hasil resmi dari KPU. “Kita tunggu hasil dari KPU. Kami yakin hasilnya tidak akan beda,” optimisnya.

Sementara itu, Ketua Tim Advokad AMAN, Dr. M. Yusuf mengatakan, pihaknya sebenarnya mempertanyakan alasan timbulnya PSU tersebut. Setelah audiensi, ternyata rekomendasi PSU tersebut hanya laporan saja tanpa ada rekomendasi berbentuk fisik. Bahkan, banyak hal formal yang dilanggar. Kemudian, KPU tidak melakukan verifikasi secara mendalam dan langsung melakukan pleno PSU begitu saja. “Hanya rekomendasi dan laporan langsung dipleno PSU tanpa ada pendalaman,” jelasnya.

Menurutnya, pihak AMAN sangat dirugikan munculnya PSU ini. Kendati tidak membuat hasil suara AMAN akan dikalah dengan paslon lainnya. Hanya saja, rugi waktu. “Soal perolehan suara, kami yakin tidak akan mempengaruhi,” ujarnya. Pakar Politik Sultra, Prof Eka Suaib meminta masyarakat menaruh kepercayaan terhadap pihak penyelenggara. Sejumlah pelanggaran terjadi sehingga terjadinya PSU harus dilihat sebagai bagian ketidakmampuan penyelenggara di tingkat bawah. “Soal dugaan permainan di tingkat penyelenggara, saya tidak melihat itu. Ini hanya menyangkut keterbatasan kemampuan SDM. Saya lebih percaya seperti itu,” kata Prof Eka, minggu (1/7).

Proses PSU ini juga, lanjut dia, harus dimaknai sebagai kesungguhan penyelenggara dalam melaksanakan Pilkada. Menurutnya, PSU dilakukan karena penyelenggara tidak ingin mendapatkan masalah dikemudian hari karena membiarkan masalah berlarut. “Pelajaran penyebab dari terjadinya PSU karena ada pemilih dari luar domisili TPS, pembukaan kotak tanpa dihadiri oleh saksi Paslon lain. Ini harus menjadi evaluasi pihak penyelenggara,” terangnya.

Ia menambahkan, masyarakat harus menghilangkan stigma dan tuduhan negatif terhadap pihak penyelenggara. “Prinsipnya semua sudah dilaksanakan dengan baik. Adapaun beberapa tempat menyisakan masalah itu murni dari kelalaian dan keterbatadan SDM penyelenggara level bawah,” tegasnya.

1 of 2

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top