Pariwara
Kolaka Utara

Pantai Berova tak Terawat, Bumdes Kolut Diminta Tidak Hanya Tarik Retribusi

MUHAMMAD RUSLI/KENDARI POS
SAMPAH : Kondisi Pantai Berova yang tak indah lagi karena dicemari sampah pengunjung. Pihak pengelola dianggap tak melakukan pengawasan dan penataan di kawasan wisata tersebut.

KENDARIPOS.CO.ID — Salah satu objek wisata andalan di ibu kota Kecamatan Lasusua, Kolaka Utara (Kolut), adalah Pantai Berova. Sayangnya, kondisi destinasi itu kini dikeluhkan pengunjung. Banyak sampah berserakan di garis pantai serta lalat beterbangan mengganggu kenyamanan bersantai. “Sampai di sana, ya Allah, pemandangan tidak meyenangkan. Dari ujung ke ujung tidak ada tempat yang bersih dan banyak lalat. Sampah berhamburan serta bau busuk,” kesal Rosnani, warga Desa Watuliwu, Kecamatan Lasusua, akhir pekan lalu.

Ia berharap, selain pengelola wisata harus peka, pengunjung juga tak boleh mengotori pantai dengan membuang sampah sisa makanan, termasuk plastik serta kaleng bekas. “Sadar lingkunganlah. Kalau sudah makan, tolong sisa makanan dibuang di tempat sampah. Jangan dihambur lalu pergi begitu saja,” pungkasnya. Pengelolaan Pantai Berova diketahui dalam kendali Pemerintah Desa (Pemdes) Pitulua, Kecamatan Lasusua melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), setelah sebelumnya ditangani Pemkab Kolut. Meski pengunjung harus mengeluarkan uang untuk membayar karcis masuk, namun pemeliharaan kawasan semakin tak tertata.

Kondisi itu juga mendapat sorotan Ketua Kolompok Pecinta Alam (KPA) Anoa Tapak Marca Kolut, Edi Lirsan. “Seharusnya, pengelola Pantai Berova peka dengan kondisi lingkungan setempat, karena merupakan wisata alam yang harus dijaga. Jika dibiarkan, tentu akan menyurutkan semangat pengunjung datang ke tempat itu lagi. Apalagi ini objek wisata dalam lingkar ibu kota kabupaten. Wisata andalan kok kotor,” sindirnya, minggu (1/7).

Bila Pemdes selaku penanggung jawab keberadaan objek wisata tak mampu mengelola, sebaiknya dikembalikan ke Pemkab. Begitu juga dengan petugas di pantai, harus tegas mengontrol pengunjung jika ada yang membuang sampah sembarangan. “Karena mengelola objek wisata bukan hanya menarik retribusi saja,” kritik Edi Lirsan. Selain sudah tak terawat, sejumlah fasilitas di Pantai Berova yang diadakan Pemkab Kolut, mulai hilang. Mulai dari kursi dan atap, lampu dermaga hingga mesin pembersih kolam. (c/rus)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top