Pariwara
HEADLINE NEWS

Sultra Darurat Banjir, Pemprov dan Pemkot Rancang Solusi Jangka Panjang

KENDARIPOS.CO.ID CO.ID — Hujan yang melanda Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam sepekan terakhir menimbulkan banjir di sejumlah daerah. Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), empat daerah yang paling parah kondisinya. Yakni, Kota Kendari, Konawe Selatan, Konawe Utara dan Buton Utara. Ratusan warga kehilangan tempat tinggal dan ratusan hektar sawah gagal panen.

Selain itu, daerah lain yang juga kena banjir adalah Muna Barat, Kolaka, Kolaka Utara, Bombana dan Konawe. Meski tidak separah empat daerah lain, namun tetap saja membutuhkan perhatian supaya secepatnya dicari solusinya. Seringnya terjadi luapan air saat musim hujan di beberapa kabupaten, sehingga Sultra masuk daerah darurat banjir.

Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi tidak menampik kondisi itu. Menurutnya, banjir di Sultra terus berulang setiap kali musim hujan, makanya butuh perhatian serius. Dan sangat memungkinkan Sultra menjadi daerah tanggap darurat banjir. “Ini tengah kita bicarakan dengan semua pihak. Karena provinsi Sultra ini akan menjadi daerah tanggap darurat banjir,” kata Teguh, jumat (29/6).

Kata dia, saat ini ada lima kabupaten yang dilanda banjir. Ada Butur, Kota Kendari, Konsel, Konawe Utara dan Konawe. Informasinya, daerah tersebut sudah menjadi langganan banjir. Termasuk beberapa daerah lain, seperti Muna Barat, Kolaka, Kolaka Utara, hingga Bombana. “Setiap kabupaten dan kota memiliki akar masalah berbeda. Kita sedang mapping (petakan), sebab dan solusinya. Dalam waktu dekat akan kami putuskan seperti apa langkah selanjutnya,” jelasnya.

Yang sudah teridentifikasi lanjut dia, baru Sungai Wanggu. Daerah Aliran Sungai (DAS) disekitarnya bermasalah. Solusinya warga harus di relokasi, dan dilakukan penanganan di sungai tersebut. Berbeda dengan di Butur, masih kata Kepala BPSDM Kemendagri itu, akar masalahnya masih dibicarakan dengan komprehensif.

“Intinya, sebabnya tidak bisa digenerelisasikan. Kami akan sangat mengapresiasi juga masukan dari berbagai pihak. Apakah karena tambang, kerusakan DAS karena hutan gundul dan lainnya. Semua itu kita kumpul dan bicarakan bersama. Kalau mau masalah banjir selesai, akar masalahnya harus dituntaskan,” terangnya.

1 of 2

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top