Pariwara
Konawe Utara

Konut Waspada Banjir, Bombana Siaga Satu

Ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Hujan yang melanda daratan Konawe Utara (Konut) sepanjang pekan lalu membuat warga mulai khawatir. Bencana banjir kembali mengintai, terutama pemukiman di daerah bantaran sungai. Makanya warga Konut diminta waspada. Kabid Kedaruratan BPBD Konut, Djasmidin, menuturkan, intensitas curah hujan dalam sepekan yang cukup tinggi. Data yang diterima BPBD Konut dari BMKG menggambarkan, sebaran curah hujan di wilayah Sultra pada umumnya menengah dengan intensitas 51-150 mm.

“Beberapa wilayah mengalami curah hujan kategori rendah (0-50 mm) yakni di sebagian wilayah Konawe, Konawe Selatan, Kolaka Timur, Kolaka, Kolaka Utara, Bombana dan beberapa kabupaten di Sultra. Sedangkan di Konut mengalami curah hujan kategori tinggi yakni 151-300 mm,” ujar Djasmiddin, Minggu (24/6).
Ia menjelaskan, nanti awal Juli diprediksi curah hujan cenderung berkurang yang umumnya berkisar pada intensitas rendah hingga menengah. Hingga akhir Juli 2018 mendatang wilayah Sultra diprediksi masih dilanda hujan meski kategori rendah.

“Ada beberapa kecamatan di Konut yang harus diwaspadai. Seperti di Kecamatan Asera, Andowia, Molawe, Lasolo, dan Lembo. Termasuk Langgikima dan Landawe. Khusus di Andowia dan Asera, kami imbau lebih waspada. Karena ada Sungai Lasolo yang kerap meluap bila musim hujan,” pinta Djasmiddin.

Di Kabupaten Bombana, untuk mengantisipasi terjadinya bencana akibat hujan yang berkepanjangan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, melaksanakan operasi 24 jam dengan tujuan mengantisipasi bila terjadi bencana akibat cuaca ekstrem. Kepala BPBD Bombana, Andi Syarifuddin, mengakui, wilayah kerjanya memiliki daerah-daerah rawan banjir salah satunya adalah di Kabaena. “Hampir tiga hari belakangan hujan terus dan ini sangat rawan terjadi bencana alam seperti banjir. Kami pihak BPBD sudah siaga satu menanggapi adanya musim hujan ini. Saya bersama jajaran melakukan operasi mobile 24 jam untuk mengantisipasi bila terjadi bencana akibat intensitas hujan yang tinggi,” paparnya.

Sejauh ini, pihaknya belum menerima laporan dari warga terkait bencana. Andi Syarifuddin mengimbau seluruh pihak berperan aktif memelihara lingkungan. “Jangan buang sampah sembarang, selalu memrhatikan kebersihan sungai dan drainase agar tidak terjadi penyumbatan. Kami harap pemerintah desa dan kelurahan juga proaktif bersama masyarakat menjaga lingkungan,” imbaunya. (b/min/kmr)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top