Pariwara
Buton Utara

Setahun Gaji Dianggarkan Rp 21 Miliar, Malas Berkantor, Honorer Butur Dievaluasi

KENDARIPOS.CO.ID — Ratusan tenaga honorer yang mengabdi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) akan segera dievaluasi. Apalagi, biaya yang dikeluarkan untuk membiayai nonaparatur sipil negara tersebut cukup besar. Dalam setahun menghabiskan anggaran Rp 21 miliar. Kendati demikian, masih banyak tenaga kontrak tersebut yang malas berkantor.

“Rp 21 miliar dalam setahun ini cukup membebani anggaran pendapatan dan belanja daerah,” ujar Sekretaris Kabupaten (Sekab) Buton Utara, Muh Yasin, pekan lalu. Mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Butur itu mengungkapkan, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) cukup banyak. Jumlahnya mencapai ratusan orang. Sayangnya, dalam menjalankan tugas masih banyak malas berkantor beberapa bulan terakhir. “Kinerja P3K tengah dievaluasi,” tegasnya.

Yasin mengingatkan pentingnya kedisiplinan dilakukan secara berkelanjutan. Pegawai non ASN berprestasi akan diberikan penghargaan. Syaratnya, rajin dalam menjalankan tugas, loyal dan bisa unjuk kemampuan. “Juga akan terus dipertahankan. Bahkan, diberikan insentif yang cukup,” janjinya. (c/had)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top