Pariwara
Ramadhan

Ramadan Jadi Ujian Mental dan Melatih Disiplin

Pj Sekprov Sultra, Hj Isma (kelima dari kiri), Ketua Tim Komisi V DPR RI, Ibnu Munsir (tengah), anggota DPR RI perwakilan Sultra, Ridwan
Bae (empat dari kiri), Plt Bupati Konawe, Parinringi berfoto bersama rombongan DPR RI dan pejabat terkiat usai menggelar pertemuan di ruang rapat gubernur Sultra, Jumat (8/6)

KENDARIPOS.CO.ID — Ramadan menjadi momentum tepat untuk merefleksikan diri dalam menumbuhkan sisi spiritual. Di bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah ini, setiap amalan baik akan dilipatgandakan. Makanya, umat muslim yang bertaqwa berlomba-lomba memperbanyak ibadah. Apalagi ada suatu malam istimewa yang janjikan Allah SWT yakni malam Lailatul Qadar. Malam yang nilai ibadahnya sebanding dengan seribu bulan.

Sebagai seorang muslim, Pj Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sultra, Hj Isma turut menyambut ramadan dengan penuh suka cita. Sebagaimana muslim lainnya, ia juga memperbanyak amalan-amalan saleh seperti tadarus Alquran, berdoa, berzikir, muhasabah diri dan amal ma’ruf lainnya untuk diri sendiri dan orang lain. Meski fokus ibadah, ia selalu berusaha untuk tidak lalai menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Setiap harinya, minimal ia harus tiba di kantor sekitar pukul 07.30 Wita. Selama ramadan, ia kerap menggantikan Pj gubernur Sultra, Teguh Setyabudi memimpin apel pagi dan memberi pengarahan pada aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemprov Sultra. Apalagi selama ramadan, agenda Pj Gubernur cukup padat. Makanya, ia selalu berusaha datang tepat waktu. Terlebih hingga kini ia masih menjabat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sulra.

“Selama ramadan, hampir setiap saya harus memimpin apel. Tugas pak gubernur sebagai penjabat gubernur dan pejabat eselon I di pusat cukup padat. Selain berkiling Sultra menghadiri kegiatan safari ramadan, beliau juga harus ke Jakarta. Tidak hanya berkoordinasi terkait program pembangunan di Sultra, namun jabatannya di Kemendagri,” kata Hj Isma saat ditemui di ruang kerjanya.

Dalam beberapa hari terakhir ini, ia mengaku cukup ketetaran. Sebab banyak surat perintah pencaiaran dana (SP2D) yang harus diproses. Tidak hanya untuk proses pembayaran gaji 13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) namun juga dana pihak ketiga. Makanya, dalam beberapa hari terakhir ini ia dan stafnya harus lembur.

“Kalau hari biasanya, pulang sekitar pukul 05.30 Wita namun kini hingga malam. Kami harus pastinya selesai sebab batas waktu pencairan hanya sampai tanggal 8 Juni lalu,” katanya sambil menunjukan tumpukan berkas.

Bulan ramadan baginya, adalah ajang ujian mental dan emosi. Dengan beban pekerjaan dan kesibukan, ia harus mampu mengendalikan diri. Padahal dalam melaksanakan tugasnya terkadang kerap memicu emosi dan mental. Namun dengan berpuasa, emosi bisa terkendali. Makanya, bulan ramadan benar-benar memempa dirinya menjadi lebih baik.

1 of 2

Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top