Pariwara
Metro Kendari

Pj Sekprov Ingatkan ASN, Tambah Libur, Sanksi Menanti

Hj Isma

KENDARIPOS.CO.ID — Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah mulai beranjak ke kampung halaman masing-masing. Jumat sore (8/6), menjadi hari terakhir mereka berkantor dan memasuki libur panjang lebaran Idul Fitri. Nanti, Kamis (21/6), sudah harus kembali menggunakan baju dinas, memberikan pelayanan pada masyarakat seperti biasa.

Pj Sekprov Sultra, Hj Isma mengatakan, libur ASN tahun ini cukup panjang. Pamong publik itu mendapat jatah libur dan cuti bersama lebaran hampir dua pekan. Olehnya itu, dia mewanti-wanti agar seluruh ASN lingkup Pemprov Sultra tidak menambah libur.

“Libur sudah jelas hanya sampai 20 Juni. Tanggal 20 Juni sudah harus masuk kantor. Lama sekali tahun ini liburnya, 10 hari lebih, jadi jangan tambah-tambah lagi itu libur, ” tegasnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah itu memastikan dirinya akan memimpin sidak di hari pertama kerja pasca lebaran itu. Jika ada ASN yang sengaja menambah libur, ia memastikan akan dikenakan sanksi. “Pemotongan TPP itu sudah biasa dan itu masih berlaku. Tapi ada sanksi lain, itu akan menjadi evaluasi pimpinan dalam kaitannya dengan disiplin pegawai, ” jelasnya.

Olehnya itu, Ia meminta para ASN untuk bijak memanfaatkan libur lebaran. Jangan hanya tiket kembali ke kampung yang disiapkan baik-baik, tiket balik ke Kota Kendari juga sudah harus disiapkan. Agar tak menjadi korban antrian panjang arus balik.

Bupati Konawe Utara, Ruksamin juga minta ASN Konut agar tidak menambah libur. Pasalnya, pemerintah pusat telah memberikan kebijakan yang cukup lama untuk libur. “Cuti lebaran sampai 20 Juni. Itu waktu yang cukup lama untuk libur, jadi jangan ditambah lagi. Nanti saya akan turun langsung mengecek di setiap SKPD,” janjinya.

Selain itu, Ketua DPW PBB Sultra juga menginstruksikan agar organisasi perangkat daerah (OPD) yang melakukan pelayanan langsung tetap memberikan pelayanan pada masyarakat. Terutama pusat kesehatan masyarakat (PKM) dan RUSD Konut. “Di dalam cuti ini saya instruksikan yang melakukan pelayanan langsung. Seperti Puskesmas dan rumah sakit, tetap memberikan pelayanan. Bantu warga yang mudik. Begitupun dengan Dishub untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian membantu arus mudik di Konut. Meski libur panjang dinas lain juga harus standby setiap waktu ketika diminta tenaganya,” terang pasangan Raup itu. (b/ely/min)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top