Space Iklan
Pariwara
Buton Tengah

Tambah Libur, Sanksi Menanti

HELMIN TOSUKI/KENDARI POS
APEL BERSAMA : Apel terakhir jelang cuti bersama aparatur Pemkab Konawe Utara yang dipimpin langsung Bupati, Ruksamin.

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah sudah memberikan ruang bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk menyambut Idul Fitri dengan memberikan cuti bersama sejak Senin (11/6) hingga 20 Juni 2018 memdatang. Bupati Konawe Utara, Ruksamin meminta aparatur sipil negara (ASN) Konut jangan menambah libur panjang hari raya idul fitri 1439 H. Pasalnya, pemerintah pusat telah memberikan kebijakan yang cukup lama untuk libur panjang. Penegasan itu diungkapkan Ruksamin saat melepas cuti bersama dalam apel gabungan, Jumat (8/6).

“Sebagai aparat negara, mulai Senin pekan depan sudah mulai cuti bersama. Sampai tanggal 20. Dengan libur panjang ini, saya instruksikan semua aparat, jangan ada lagi yang menambah cuti. Nanti saya akan turun langsung mengecek disetiap SKPD,” ujar Bupati Konut, Ruksamin, kemarin. Selain itu, Ketua DPW PBB Sultra juga menginstruksikan agar organisasi perangkat daerah (OPD) yang melakukan pelayanan langsung tetap memperhatikan masyarakat. Terutama pusat kesehatan masyarakat (PKM) dan RSUD Konut.

“Didalam cuti ini saya instruksikan yang melakukan pelayanan langsung, seperti Puskesmas dan rumah sakit, tetap memberikan pelayanan. Bantu warga . Begitupun dengan Dishub untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian membantu arus mudik di Konut. Meski libur panjang dinas lain juga harus stand by setiap waktu ketika diminta tenaganya,” ujar pasangan Raup itu.

Selain itu Ruksamin juga meminta bagi ASN yang sudah menerima gaji 14 untuk memberikan langsung pada istri di rumah. Pasalnya, tunjangan hari raya tersebut diberikan pemerintah untuk kebutuhan Idul Fitri. “Jangan lagi disalahgunakan. Itu untuk kebutuhan keluarga di rumah. Jadi pergunakan sebaik-baik gaji 14 tersebut,” harap Ruksamin.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Tengah (Buteng) juga sudah menekankan agar ASN tak menambah waktu libur lagi. Jika hal itu tak diindahkan maka mereka harus siap dengan sanksi sesuai ketentuan berlaku. Sekretaris Kabupaten (Sekab) Buteng, Laode Hasimin, menyampaikan, sesuai surat edaran bupati, pihaknya akan menindak tegas ASN yang ditemukan menambah waktu libur. Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) diminta melakukan pengawasan. Kalau ada ASN yang ditemukan menambah libur wajib ditindak tegas.

“Rencananya, tanggal 21 Juni 2018 mendatang akan melaksanakan apel akbar untuk memastikan siapa ASN yang menambah libur. Selain itu, kami akan langsung memberikan teguran tertulis. Utamanya, bagi mereka yang tak mengindahkan kehadiran setelah cuti bersama berakhir,” ungkapnya. Soal surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), pihaknya akan mengkahi pengajuan cuti tahunan bagi ASN. Pasalnya, sesuai surat bernomor B/21/M.KT.02/2018 usulan cuti tahunan sebelum dan bersama tidak dibenarkan. “Kami juga mengawasi persoalan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Buteng, H. Samahuddin, mengungkapkan, pihaknya sudah menegaskan agar semua ASN di Buteng tidak menambah waktu libur. Apalagi hal tersebut didukung dengan aturan jelas, sehingga wajib ditetapkan. “Kami akan memastikan semua aturan kepegawaian diterapkan secara tegas, sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya. (b/min/myu)

loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top